Pangkalpinang, Deteksi Pos – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Didit Sri Gusjaya, menyatakan kekecewaannya atas pernyataan kontroversial yang dilontarkan oleh seorang oknum karyawan PT Timah di salah satu platform media sosial. Oknum tersebut diduga menghina para tenaga honorer pengguna BPJS, sehingga pernyataannya viral dan memicu kemarahan publik.
“Saya sangat menyesalkan pernyataan yang dilontarkan oleh oknum tersebut. Terlepas dari apa pun maksudnya, hal ini sangat menyinggung perasaan teman-teman honorer,” tegas Didit usai menerima audiensi dengan perwakilan tenaga honorer di Ruang Ketua DPRD Babel, Senin (3/2).
Didit menegaskan bahwa tenaga honorer merupakan bagian penting dan berkontribusi besar dalam sistem kerja di Indonesia. Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih menghargai sesama, tanpa memandang status sosial atau ekonomi.
Lebih lanjut, politisi PDI Perjuangan itu menyampaikan bahwa dalam audiensi tersebut, para honorer mengecam sikap oknum karyawan PT Timah dan mendesak perusahaan agar memberikan sanksi tegas.
“Kami akan segera mengirimkan surat hari ini juga kepada Dirut PT Timah untuk menindaklanjuti poin-poin yang disampaikan oleh perwakilan honorer ini,” ungkapnya.
Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya sikap saling menghormati dan menghargai dalam kehidupan bermasyarakat, terutama di tengah upaya bersama membangun Indonesia yang lebih inklusif dan berkeadilan.
“Marilah kita saling menghargai setiap profesi. Kami berharap PT Timah dapat mengambil tindakan tegas,” pungkas Didit. (*)























