Babel  

UBB Latih Pembudidaya Tingkatkan Produksi Ikan Nila

Pangkalpinang, Deteksi Pos – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung (UBB) melatih anggota Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mitra Mina Mandiri menerapkan teknologi maskulinisasi ikan nila menggunakan hormon 17α-Metiltestosteron (MT). Teknologi tersebut diyakini mampu meningkatkan produktivitas budidaya melalui produksi benih yang didominasi ikan jantan.

Kegiatan yang berlangsung pada 29 Juli 2026 itu merupakan bagian dari Program Pengabdian Masyarakat Pemula (PMP) yang didukung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Program ini ditujukan untuk membantu pembudidaya mengatasi rendahnya produktivitas akibat pertumbuhan ikan yang tidak seragam dan pemijahan dini selama masa pemeliharaan.

Ketua Tim Pengabdian UBB, Agung Riswandi, menjelaskan bahwa penggunaan benih dengan komposisi jantan dan betina secara alami kerap menimbulkan berbagai persoalan dalam budidaya, mulai dari meningkatnya biaya produksi hingga rendahnya efisiensi pakan.

“Melalui teknologi maskulinisasi, populasi ikan nila diharapkan didominasi ikan jantan yang memiliki pertumbuhan lebih cepat sehingga ukuran panen menjadi lebih seragam dan hasil produksi meningkat,” ujarnya, Senin (3/8/2026).

Sebelum pelatihan praktik, tim pengabdian menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama anggota Pokdakan Mitra Mina Mandiri dan para pemangku kepentingan. Diskusi tersebut membahas persoalan yang dihadapi pembudidaya sekaligus menyusun strategi penerapan teknologi sesuai kebutuhan di lapangan.

Peserta kemudian memperoleh materi mengenai prinsip dasar teknologi maskulinisasi, mekanisme kerja hormon MT, prosedur penggunaan yang aman, pengelolaan kualitas air, hingga penerapan standar operasional prosedur (SOP) dalam proses pembenihan.

Pelatihan dilanjutkan dengan praktik langsung penerapan teknologi pada larva ikan nila. Tim UBB mendemonstrasikan tahapan persiapan bahan, teknik aplikasi hormon, penanganan benih pascaperlakuan, hingga penerapan biosekuriti selama proses berlangsung.

Tak hanya membahas aspek teknis produksi, peserta juga diberikan pembekalan mengenai pencatatan usaha, penerapan SOP, serta strategi pemasaran hasil budidaya agar usaha yang dijalankan lebih efisien dan memiliki daya saing.

Ketua Pokdakan Mitra Mina Mandiri, Hendra Gunawan, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan memberikan wawasan baru yang dapat diterapkan untuk meningkatkan hasil budidaya ikan nila.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan wawasan dan keterampilan baru bagi para pembudidaya. Teknologi yang diperkenalkan diharapkan dapat membantu meningkatkan hasil budidaya ikan nila, sehingga produktivitas dan pendapatan anggota kelompok dapat terus meningkat,” kata Hendra.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Dinas Perikanan Kota Pangkalpinang dan SMKN 4 Pangkalpinang. Kehadiran pemerintah daerah dan institusi pendidikan diharapkan memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, sekolah vokasi, dan kelompok pembudidaya dalam mendorong penerapan inovasi teknologi di sektor akuakultur.

Program pengabdian tersebut diketuai Agung Riswandi, S.Pi., M.P., dengan anggota Azizah, S.Pi., M.Si., dan Berandi Suaryansyah, S.Pt., M.M. Tim juga melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman melalui pendampingan langsung kepada masyarakat. (yn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *