Caption: Calon kepala desa nomor urut 1, H. Zaenal Abidin didampingi sang istri, Hj. Anisah.
Bekasi, Deteksi Pos — Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pahlawan Setia, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, memasuki masa kampanye. Calon kepala desa nomor urut 1, H. Zaenal Abidin, menjadi kandidat pertama yang menyampaikan visi, program, dan komitmennya kepada masyarakat.
Dalam kampanye putaran pertama yang digelar di Lapangan Bola Pahlawan Setia, Senin (14/9/2026), Zaenal hadir didampingi sang istri, Hj. Anisah. Suasana kampanye berlangsung hangat dan tertib, dengan kehadiran para pendukung yang turut memberikan semangat kepada kandidat nomor urut 1.
Di tengah persaingan memperebutkan kepercayaan warga, Zaenal justru menekankan pentingnya menjaga persaudaraan. Ia meminta para pendukungnya tidak menjadikan perbedaan pilihan politik sebagai alasan untuk saling berhadap-hadapan.
Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Pahlawan Setia periode 2026–2034, H. Usuf, S.Pd., memastikan seluruh tahapan Pilkades sejauh ini berjalan kondusif.
Menurut Usuf, tidak terjadi gesekan berarti selama proses tahapan pemilihan. Keamanan dan ketertiban juga terus dijaga dengan dukungan aparat TNI dan Polri.
“Pemilihan kepala desa ini berjalan sangat kondusif, tanpa gesekan. Semua tahapan dapat berjalan aman dan lancar, tentunya dengan pengamanan TNI dan Polri,” ujar Usuf, Senin (14/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Zaenal menyampaikan pesan khusus kepada para pendukungnya agar tetap menjaga ketenangan hingga pelaksanaan pemungutan suara.
“Pesan saya kepada seluruh pendukung, mari kita bersama-sama menjaga kondusivitas. Jangan sampai perbedaan pilihan membuat kita terpecah,” pesan Zaenal.
Janji Lanjutkan Pembangunan
Selain mengajak masyarakat menjaga persatuan, Zaenal memaparkan sejumlah program dan pembangunan yang telah berjalan di Desa Pahlawan Setia.
Ia menyatakan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan apabila kembali mendapatkan kepercayaan masyarakat memimpin Desa Pahlawan Setia untuk periode 2026–2034.
Menurut Zaenal, pembangunan infrastruktur yang telah berjalan perlu terus ditingkatkan dengan mengedepankan transparansi serta keterbukaan kepada masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur sudah berjalan dengan baik. Jika kembali dipercaya menjadi kepala desa, tentu akan kita tingkatkan agar lebih baik lagi dan transparan,” katanya.
Tak hanya pembangunan fisik, Zaenal juga menyoroti sejumlah fasilitas pelayanan masyarakat. Salah satunya mobil ambulans desa yang disebut telah tersedia sejak 2015 dan dapat dimanfaatkan warga yang membutuhkan.
Ia juga menyinggung fasilitas pemakaman sebagai bagian dari pelayanan dasar yang perlu terus mendapat perhatian.
“Ambulans sudah tersedia sejak 2015 untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Ini merupakan bagian dari pelayanan kepada warga,” ujarnya.
Aspirasi Warga Jadi Dasar Pembangunan
Zaenal menegaskan bahwa pembangunan desa tidak boleh hanya ditentukan berdasarkan keinginan pemerintah desa. Menurutnya, masyarakat harus menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan.
Ia berkomitmen menyerap aspirasi warga dan memperjuangkannya melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa.
“Aspirasi masyarakat akan saya bawa dalam Musrenbang Desa. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat harus kita perjuangkan agar dapat terpenuhi,” tegasnya.
Kampanye putaran pertama tersebut menjadi ruang bagi calon nomor urut 1 untuk menyampaikan gagasan sekaligus menawarkan program kepada masyarakat.
Di tengah kompetisi politik desa yang semakin dekat dengan hari pencoblosan, pesan persatuan menjadi penting. Sebab, siapa pun yang nantinya terpilih, seluruh kandidat dan pendukungnya tetap akan menjadi bagian dari masyarakat Desa Pahlawan Setia.
Pilkades Pahlawan Setia periode 2026–2034 diikuti tiga calon, yakni H. Zaenal Abidin nomor urut 1, Ayatulloh nomor urut 2, dan Zahid Husain nomor urut 3.
Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2026. Masyarakat kini menantikan bagaimana ketiga kandidat mampu menawarkan gagasan terbaik, sekaligus menjaga proses demokrasi desa tetap aman, sehat, damai, dan bermartabat. (*)
























