PANGKALPINANG, Deteksi Pos – Realisasi penyerapan anggaran Pemerintah Kota Pangkalpinang hingga 31 Maret 2026 masih jauh dari target. Berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida), capaian baru menyentuh 16,34 persen.
Data tersebut merupakan rekapitulasi laporan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik yang disampaikan secara tertulis maupun melalui sistem pelaporan daring.
Kepala Bapperida Pangkalpinang, Yan Rizana, mengatakan pihaknya telah menghimpun seluruh laporan dari OPD melalui pejabat pengelola masing-masing.
“Data yang kami terima, baik tertulis maupun melalui sistem, menunjukkan realisasi anggaran per 31 Maret 2026 masih di angka 16,34 persen,” ujar Yan, Rabu (15/4/2026).
Ia mengungkapkan, sebagian besar OPD belum mampu menembus realisasi 20 persen. Kondisi ini membuat rata-rata serapan anggaran daerah tertahan dan belum bergerak optimal.
Padahal, Pemkot Pangkalpinang menargetkan realisasi anggaran hingga akhir Maret bisa mendekati 30 persen.
“Harapannya sampai 31 Maret serapan sudah menuju 30 persen. Namun, realisasi saat ini masih di bawah target tersebut,” jelasnya.
Dari sisi kinerja OPD, hanya Dinas Tenaga Kerja yang mampu melampaui target dengan realisasi mencapai 30,41 persen. Sementara OPD lainnya mayoritas masih berada di bawah 20 persen.
“Akumulasi dari kondisi ini membuat capaian total masih jauh dari target, bahkan dari 20 persen pun belum tercapai,” tambahnya.
Meski begitu, Bapperida memastikan akan terus melakukan evaluasi guna mendorong percepatan serapan anggaran pada periode berikutnya.
“Kami akan identifikasi kendala yang ada dan mencari solusi. Ini juga menjadi arahan Wali Kota agar realisasi anggaran ke depan bisa lebih optimal,” pungkasnya. (*)




















