Pangkalan Baru, deteksipos.com – Algafry Rahman, Bupati Bangka Tengah, bersama Camat Pangkalan Baru, hadir dalam acara Sembahyang Rebut di Kelenteng Setia Budi, Desa Jeruk, dan Kelenteng Setia Dharma, Desa Batu Belubang, pada Rabu (1/09/2023) malam.
Pada kesempatan tersebut, Algafry Rahman mengapresiasi pelaksanaan Sembahyang Rebut, juga dikenal sebagai Chit Ngiat Pan, sebagai perayaan tradisional penting bagi masyarakat keturunan Tionghoa di Bangka Belitung.
“Kami melihat dengan baik pelaksanaan Sembahyang Rebut tahun ini yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar. Ini adalah contoh nyata harmoni antaragama dan keberagaman budaya, di mana kita saling menghargai dan meresapi setiap kepercayaan dan adat istiadat yang dianut,” ujar Algafry.
Menurutnya, tradisi ini merupakan momen penting bagi masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Tuhan menurut keyakinan dan tradisi mereka masing-masing.
“Tradisi ini adalah wujud kasih sayang masyarakat Tionghoa terhadap keyakinan dan warisan nenek moyang mereka, yang membawa mereka lebih dekat dengan Tuhan. Hal ini juga menjadi pijakan bagi kita untuk hidup harmonis, damai, dan tenteram,” tambahnya.
Kehadiran Algafry juga menandai dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap tradisi lokal sebagai bagian berharga dari warisan budaya di Bangka Tengah yang perlu dilestarikan.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah selalu mendukung tradisi budaya seperti ini, agar dapat berjalan dengan aman, tertib, dan terlindungi,” tegasnya.
Penulis : Mamang




















