Bangka Barat, Deteksi Pos— Di tengah era digital yang semakin menggoda anak-anak dengan layar gawai, Taman Baca Rumah Stannia (TBRS) tetap setia menjadi ruang tumbuh literasi dan kreativitas anak-anak Mentok. Berdiri sejak tahun 2011, TBRS yang berlokasi di Taman Peltim Permas, Komplek Unit Metalurgi PT Timah Tbk, terus menjadi tempat favorit anak-anak untuk membaca dan bermain.
Dikelola oleh Ikatan Istri Karyawan Timah (IIKT), TBRS tidak sekadar perpustakaan. Suasananya yang rindang di tengah taman bermain menjadikannya tempat yang menyenangkan untuk menimba ilmu dan bersosialisasi.
“Awalnya anak-anak di sini tidak punya tempat untuk membaca dan belajar bersama. Maka sejak 2011 kami hadirkan TBRS agar anak-anak punya wadah yang nyaman,” kata Elza Marlina, pengurus TBRS yang akrab disapa Bunda Elza.
Dengan lebih dari 1.000 koleksi buku, mulai dari komik hingga buku sains, TBRS juga menyediakan beragam permainan edukatif seperti playdough, puzzle, dan aktivitas mewarnai — semua bisa diakses secara gratis.
Setiap sore, TBRS dipenuhi canda tawa anak-anak, baik dari lingkungan PT Timah maupun masyarakat sekitar. Bagi mereka, TBRS adalah tempat bertumbuh, belajar, dan bermain tanpa harus terpaku pada layar gadget.
Hanin, salah satu pengunjung setia, mengaku senang menghabiskan waktu di TBRS. “Seru banget. Bisa baca buku di taman sambil ketemu teman-teman,” ucapnya.
TBRS adalah bukti nyata kontribusi PT Timah dalam mendorong budaya literasi anak sejak dini, menciptakan ruang alternatif yang ramah anak dan penuh makna.




















