Ketum BPI KPNPA RI Kang Tebe Sukendar bersama pengurus BPI KPNPA RI (Foto : Zaza deteksipos.com)
Tangerang, Deteksipos –Aksi intimidasi dan premanisme mengguncang kota Pekanbaru, meminta perhatian serius dari Tubagus Rahmad Sukendar, Ketua Umum BPI KPNPA RI.
Dalam rilis yang diterima rekasi deteksipos.com pada Minggu, 31 Desember 2023, ia memohon kepada Irjen Pol.M. Iqbal, Kapolda Riau, untuk segera mengambil langkah tegas dalam menangani oknum pengacara dan preman yang terlibat dalam kejadian mencekam terhadap Haji Nawawi, anggota Biro Hukum BPI KPNPA RI.
Menurut Kang Tebe Sukendar, insiden ini dimulai dari pencabutan sepihak surat kuasa yang diberikan oleh Abdul kepada Biro Hukum BPI KPNPA RI untuk kasus di Badan Narkotika Propinsi DKI Jakarta.
Namun, situasi memburuk ketika pada dini hari tanggal 7 Desember 2023, rumah Haji Nawawi diserbu oleh sekelompok preman yang mengklaim sebagai pengacara. Mereka tidak hanya melakukan ancaman, tetapi juga berusaha merampas sejumlah besar uang dari rekening pribadi Nawawi.
Dampak psikologis dari serangan ini sangat berat bagi keluarga Nawawi. Sang istri bahkan harus dirawat di rumah sakit akibat depresi yang dialaminya. Meskipun Nawawi telah melaporkan kejadian ini ke SPKT Polda Riau pada 9 Desember 2023, belum ada tindakan lanjutan yang diambil hingga akhir Desember.
Kang Tebe Sukendar menegaskan perlunya tindakan tegas dari pihak berwenang, dengan keyakinan bahwa Kapolda Riau, Irjen Pol.M. Iqbal, akan bertindak sesuai komitmen yang dijanjikan.
Ketum BPI KPNPA RI menegaskan, jika tidak ada respons cepat dari pihak berwenang, mereka berencana menggulirkan kasus ini di media sosial dan mengirim surat terbuka kepada Kapolri dan Irwasum sebagai tuntutan atas tindakan tegas terhadap kasus premanisme dan pengancaman di wilayah Riau.
“Kalau masih belum ada respon dari Kapolda Riau, BPI KPNPA RI akan memviralkan kasus ini di medsos dan akan mengirim kepada Kapolri dan Irwasum Polri melalui surat terbuka,” tutup Kang Tebe Sukendar.
Penulis : Zaza




















