Babel  

Wabup Efrianda Tinjau Donor Darah, Stok di RSUD Abu Hanifah Sempat Menipis

Koba, Deteksipos – Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Bateng menggelar aksi kemanusiaan donor darah di RSUD Drs. H. Abu Hanifah, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol perayaan hari besar nasional, tetapi juga langkah strategis pemerintah daerah untuk mengatasi kekosongan stok darah yang terjadi selama beberapa hari terakhir.

Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, hadir langsung meninjau proses donor darah tersebut. Turut mendampingi dalam kegiatan ini Ketua DPRD Bangka Tengah serta Kepala RSUD Drs. H. Abu Hanifah.

Kondisi stok darah yang kosong menjadi perhatian serius bagi Ketua PMI Bangka Tengah, Maya Dwie Kusumah. Ia mengungkapkan bahwa selama beberapa hari ke belakang, PMI mengalami kesulitan luar biasa dalam memenuhi permintaan darah untuk masyarakat yang sangat membutuhkan, seperti penderita talasemia dan ibu melahirkan.

“Perlu diketahui oleh masyarakat Bangka Tengah, stok darah kita sudah beberapa hari ini kosong sama sekali. Jadi, orang yang membutuhkan darah, seperti penderita talasemia, ibu yang akan melahirkan, dan penyakit lainnya, susah sekali mendapatkan darah,” ungkap Maya.

Namun, antusiasme masyarakat dan ASN Pemkab Bangka Tengah pada momentum Hari Kartini ini cukup tinggi.

“Kami berharap, kegiatan ini dapat menjadi solusi sementara untuk memenuhi kebutuhan darah yang mendesak di wilayah Bangka Tengah,” ucap Maya.

Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, memberikan apresiasi penuh terhadap semangat para pendonor. Ia menekankan bahwa Pemkab Bangka Tengah terus berupaya menginstruksikan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadikan donor darah sebagai rutinitas.

“Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah sudah mengeluarkan surat edaran dan mengimbau kepada seluruh ASN untuk melakukan donor darah secara rutin, setidaknya setiap hari Jumat ada yang ikut mendonorkan darahnya,” ujar Efrianda.

Ia menambahkan bahwa kebutuhan darah di RSUD Drs. H. Abu Hanifah cukup tinggi, terutama untuk layanan poli anak yang menangani pasien yang membutuhkan transfusi darah secara berkala.

“Tadi per pukul 11.00, sudah terkumpul hampir 50 kantong darah. Ini luar biasa karena ternyata rumah sakit kita, RSUD Abu Hanifah, memiliki poli yang setiap minggunya membutuhkan darah, terutama untuk anak-anak yang memerlukan transfusi rutin,” tambahnya.

Menanggapi keterbatasan fasilitas penyimpanan darah atau bank darah yang ada saat ini, Pemkab Bangka Tengah telah menyiapkan solusi jangka panjang. Efrianda memberikan kabar baik terkait rencana pembangunan gedung PMI yang lebih memadai.

“Kami sudah mendapat lampu hijau dari salah satu perusahaan di Bangka Tengah untuk pembangunan gedung melalui dana CSR. Pemerintah daerah akan menyediakan lahannya, dan kita sedang berproses untuk menghibahkan aset tersebut ke PMI. Mohon doanya agar segera terealisasi,” jelas Wakil Bupati.

Ketua PMI Bangka Tengah, Maya Dwie Kusumah, turut menyampaikan pesan hangat kepada seluruh warga Bangka Tengah untuk tidak perlu takut mendonorkan darahnya.

“Untuk warga Bangka Tengah, jangan takut untuk donor karena itu untuk kesehatan kita sendiri. Selain itu, donor darah adalah langkah nyata memberikan dampak positif bagi sesama yang membutuhkan keselamatan. Mari kita rutin donor darah agar bisa bermanfaat,” tutup Maya. *

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *