Lubuk Besar, Deteksipos — Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sosialisasi penanggulangan bencana digelar di Desa Lubuk Lingkuk, Kecamatan Lubuk Besar, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan ini diikuti puluhan warga dari kawasan yang dinilai memiliki potensi kerawanan bencana. Mereka dibekali berbagai pengetahuan dasar hingga langkah praktis dalam menghadapi situasi darurat.
Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bangka Tengah, Muhammad Sahdam Romaini, menjelaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mengantisipasi risiko bencana sejak dini. Ia menyoroti hal-hal sederhana yang kerap diabaikan, seperti kebersihan lingkungan.
“Menjaga saluran air tetap bersih dari sampah menjadi langkah awal untuk mencegah banjir. Selain itu, masyarakat juga perlu menyiapkan perlengkapan darurat secara mandiri,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan warga untuk memahami prosedur keselamatan saat bencana terjadi, termasuk langkah evakuasi hingga penanganan risiko listrik dan gas di rumah.
Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, yang hadir dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam penanggulangan bencana.
Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat secara luas.
“Kalau kita ingin meminimalisir dampak bencana, maka semua harus terlibat. Mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga dunia usaha,” katanya.
Ia berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih sigap dan tidak panik saat menghadapi kondisi darurat.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Bangka Tengah, Yudhi Sabara, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang didukung anggaran daerah.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya tahu, tetapi juga siap. Pengetahuan ini penting agar dampak bencana bisa ditekan seminimal mungkin,” jelasnya.
Camat Lubuk Besar, Armansah, turut mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama memasuki musim kemarau.
Ia menegaskan agar warga tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas.
“Selain banjir, ancaman kebakaran lahan juga harus diwaspadai. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman,” pungkasnya.




















