Babel  

Oknum Wartawan Jus Akan Dilaporkan ke Polisi Terkait Pencemaran Nama Baik

Foto : Box Redaksi media LBO. Foto   deteksipos.com

Bangka, deteksipos – Herman Saleh, pemimpin redaksi media deteksipos.com, dalam waktu dekat akan melaporkan oknum wartawan berinisial Jus ke kepolisian terkait dugaan pencemaran nama baik. Kasus ini mencuat setelah pemberitaan kontroversial oleh Jus melalui media siber.

Herman Saleh menyatakan bahwa pemberitaan yang menjadi dasar laporan dianggap tidak akurat dan merugikan reputasi individu atau kelompok yang bersangkutan.

“Penyampaian informasi yang tidak benar atau tendensius dapat memiliki dampak serius terhadap kehidupan pribadi dan profesional seseorang,” ungkapnya kepada awak media pada Senin (25/12/2023).

Dalam harapannya, Herman Saleh, pihak kepolisian dapat menerima alaporan yang diharapkan. Dan kepolisian akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap fakta-fakta sebenarnya.

“Proses hukum akan berlanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Herman Saleh juga memaparkan beberapa kriteria yang menjadi dasar pelaporannya, di antaranya isi narasi yang tidak sesuai dengan kategori karya jurnalistik.

“Berita yang dishare di beberapa grup WhatsApp tidak memenuhi kriteria produk jurnalistik, dan itu menjadi dasar laporan polisi kita,” jelasnya.

Selain melaporkan Jus dan medianya, Herman Saleh berencana melaporkan beberapa media rekanan Jus yang turut menerbitkan berita hoaks serta menyebarkannya di grup-grup WhatsApp.

“Kita akan melaporkan beberapa rekannya ke kepolisian karena menerbitkan berita hoaks. Bahkan satu LSM juga akan kita laporkan karena memberikan statement yang menyesatkan,” terangnya.

Sejumlah pihak, mengutuk tindakan pencemaran nama baik dan menegaskan pentingnya etika dalam dunia jurnalistik. Mereka menekankan perlunya kewaspadaan ekstra dalam menyampaikan informasi agar tidak merugikan pihak-pihak yang bersangkutan.

“Kasus ini menyoroti kebutuhan kebijakan yang lebih ketat dalam mengawasi dan mengatur praktik jurnalistik untuk mencegah penyalahgunaan kebebasan pers. Organisasi media dan wartawan juga diingatkan untuk senantiasa menjaga integritas dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas jurnalistik,” tambahnya.

Meskipun kebebasan pers penting, Herman Saleh menekankan bahwa kebebasan tersebut harus diimbangi dengan tanggung jawab yang tinggi.

“Pencemaran nama baik bukan hanya merugikan individu atau kelompok tertentu, tetapi juga dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap profesi jurnalistik secara keseluruhan,” tuturnya.

“Kasus ini akan menjadi fokus perhatian publik dalam waktu dekat. Kita berharap agar penegakan hukum memberikan keadilan sesuai dengan fakta yang ditemukan dan sekaligus menjadi pelajaran bagi seluruh pihak untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi agar tidak menimbulkan dampak negatif yang tidak diinginkan,” imbuhnya.

Penulis : Zaza

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *