Bangka, Deteksi Pos— Alumni TCP Petani Keren batch 3 asal Kepulauan Bangka Belitung, Arinda Unigraha, menginisiasi kegiatan peduli stunting dengan menggandeng generasi muda di daerah tersebut.
Arinda, pemuda binaan program FAO 2025, berkolaborasi dengan BKKBN Kecamatan Merawang dalam menjalankan program OTA-Genting (Orang Tua Asuh Cegah Stunting). Melalui komunitas BECAK Babel yang ia pimpin, ia menyalurkan 5 paket pangan untuk 5 keluarga rentan stunting di Desa Balun Ijuk.

Kegiatan penyaluran dilakukan dalam rangka Minilokakarya yang digelar DP2KBP3A Kabupaten Bangka. Acara tersebut dihadiri oleh Camat Merawang, unsur Koramil, Puskesmas Merawang, KUA Merawang, para perwakilan desa, kader pencegahan stunting, serta keluarga Genting sebagai penerima manfaat.
Dalam kesempatan itu, Arinda menegaskan pentingnya peran pemuda. “Anak-anak muda harus bergerak, harus ambil bagian. Melalui paket pangan yang berisi makanan pokok, protein, sayur dan buah organik, serta nutrisi pendukung, kita memberikan dampak positif bagi balita dalam masa tumbuh kembang,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini mendukung petani dan peternak lokal dengan mengambil produk langsung dari mereka. Hal ini turut menjaga keberlangsungan usaha petani kecil di daerah.
“Selama mengikuti pendidikan Petani Keren FAO, kami dilatih untuk peka terhadap kondisi sosial dan pertanian. Inisiatif ini menjadi cara kami menggabungkan aspek pertanian, sosial, dan kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Sri Astuti dari BKKBN Kecamatan Merawang mengapresiasi kontribusi Arinda dan para alumni. Ia berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menyasar lebih banyak keluarga untuk menurunkan angka stunting di Kecamatan Merawang.





















