Pangkalanbaru, DeteksiPos– Rangkaian Safari Ramadan 1446 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) resmi berakhir pada Kamis (27/3/2025). Masjid Soeparno Soeprapto di Desa Beluluk, Kecamatan Pangkalanbaru menjadi lokasi penutup kegiatan buka puasa bersama masyarakat tersebut.
Sepanjang bulan suci Ramadan, Pemkab Bateng mengunjungi masjid-masjid di berbagai desa se-Bangka Tengah dalam rangka mempererat silaturahmi dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.
Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, mengungkapkan kesan mendalam dari pelaksanaan Safari Ramadan tahun ini, yang merupakan pengalaman pertamanya sebagai wakil kepala daerah.
“Alhamdulillah, ini adalah Ramadan pertama saya mengikuti Safari Ramadan sebagai Wakil Bupati. Saya banyak belajar dan mendengar langsung aspirasi masyarakat. Ini memberikan sudut pandang baru bagi saya untuk memahami kebutuhan warga secara lebih nyata,” ujarnya kepada Tim Diskominfosta.
Ia juga menekankan pentingnya semangat berbagi yang menjadi inti dari kegiatan ini.
“Program berbagi melalui santunan dan pembagian sembako mungkin nilainya tidak besar, tapi insyaallah sangat berarti bagi yang menerima. Ini menjadi pelajaran berharga bagi saya secara pribadi tentang pentingnya memberi dan bermanfaat bagi sesama,” tambah Efrianda.
Wabup Efrianda turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam suksesnya Safari Ramadan 1446 H.
“Terima kasih saya sampaikan kepada Pak Bupati yang selalu mendampingi dan memberi dukungan moril, serta kepada Pak Sekda, jajaran Forkopimda, Baznas, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, kepala desa, hingga Bagian Kesra yang telah bekerja keras. Terima kasih juga untuk tim Diskominfosta yang telah mendokumentasikan dan mempublikasikan setiap kegiatan,” ungkapnya.
Menutup rangkaian Safari Ramadan tahun ini, Pemkab Bateng bersama Baznas menyalurkan bantuan 75 paket sembako kepada kaum dhuafa serta memberikan santunan kepada 50 anak yatim. PT Angkasa Pura II juga berpartisipasi dengan memberikan 27 santunan kepada anak yatim.
“Semoga kita semua dipertemukan kembali dengan Ramadan tahun depan dalam keadaan lebih baik. Mohon maaf lahir dan batin,” tutup Wabup Efrianda.





















