Tanjungpandan, Deteksi Pos – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Eddy Iskandar bersama Komisi II melakukan kunjungan kerja ke Jobber Pertamina Tanjungpandan, Sabtu (15/2).
Kunjungan ini diterima langsung oleh Sales Area Manager PT Pertamina Patra Niaga wilayah Babel, Andrew Wisnuwardhana, serta perwakilan Hiswana Migas, Debi. Hadir pula Ketua Komisi II Dodi Kusdian beserta anggota Komisi II lainnya, yakni Rina Tarol, Sardi, Rustamsyah, dan Kasbiransyah, serta perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Biro Ekonomi Pemprov Babel.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua DPRD Babel Eddy Iskandar menyampaikan bahwa tujuan kunjungan ini adalah untuk memantau langsung operasional fuel terminal Pertamina Tanjungpandan guna memastikan ketahanan energi yang mendukung kemajuan ekonomi Belitung. Fuel terminal ini merupakan satu-satunya fasilitas penerimaan, penyimpanan, dan penyaluran BBM di Pulau Belitung, sehingga sangat penting untuk memastikan ketersediaan dan kecukupan BBM di tempat tersebut.
“Ketahanan energi yang kuat merupakan faktor penting dalam menunjang pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, kami perlu memastikan bahwa operasional di fuel terminal ini berjalan dengan baik,” ujar Eddy Iskandar.
Senada dengan Eddy, Ketua Komisi II DPRD Babel, Dodi Kusdian, menekankan pentingnya pengawasan dalam penyaluran BBM agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
“Kita tentu tidak ingin BBM yang seharusnya disalurkan kepada masyarakat justru jatuh ke sektor industri, seperti yang kerap ditemukan di lapangan. DPRD Babel ingin memastikan bahwa masyarakat dapat memperoleh haknya dengan tepat,” tegas Dodi.
DPRD Babel juga meminta agar distribusi BBM ke kelompok tertentu, seperti nelayan, diawasi secara ketat bersama pihak terkait, guna menghindari penyalahgunaan alokasi BBM.
Di akhir kunjungan, rombongan DPRD Babel berkesempatan meninjau langsung fasilitas fuel terminal Tanjungpandan. Pihak Pertamina menyampaikan bahwa dalam waktu dekat, jobber di Tanjungpandan akan segera diperbarui, baik dari segi bangunan maupun fasilitas penunjang lainnya. Namun, Pertamina masih melakukan pemetaan untuk memastikan operasional pelayanan penyaluran BBM tetap berjalan lancar selama proses pembaruan berlangsung. (*)























