Pangkalpinang, Deteksi Pos– Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, mengajak para pelajar untuk berani menanamkan cita-cita setinggi mungkin sebagai bekal menatap masa depan. Menurutnya, mimpi dan harapan yang besar merupakan langkah awal menuju kesuksesan.
Pesan tersebut disampaikan Dessy saat menghadiri acara pelepasan siswa-siswi Kelas VI SD Negeri 23 Pangkalpinang, Kamis (11/6/2026). Di hadapan para siswa, orang tua, dan dewan guru, ia menekankan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang cerah asalkan memiliki tekad, semangat belajar, dan kemauan untuk terus berkembang.
“Jangan pernah takut bermimpi besar. Masa depan yang hebat selalu diawali dari mimpi yang dibangun sejak dini. Setiap anak memiliki potensi untuk menjadi pemimpin, dokter, guru, pengusaha, bahkan tokoh yang membawa perubahan bagi bangsa,” ujar Dessy.
Ia mengatakan, cita-cita bukan sekadar angan-angan, melainkan tujuan hidup yang harus diperjuangkan melalui kerja keras, disiplin, dan ketekunan. Tanpa usaha yang sungguh-sungguh, mimpi hanya akan menjadi harapan yang tidak pernah terwujud.
Dalam kesempatan itu, Dessy mengutip pesan inspiratif dari sastrawan asal Belitung, Andrea Hirata, “Bermimpilah dalam hidup, jangan hidup dalam mimpi.”
Menurutnya, kalimat tersebut mengandung makna mendalam bahwa mimpi harus menjadi motivasi untuk bergerak maju dan melakukan tindakan nyata, bukan sekadar menjadi khayalan tanpa usaha.
“Mimpi akan menunjukkan arah perjalanan hidup. Ketika kita memiliki tujuan yang jelas, kita akan tahu apa yang harus dipelajari, dipersiapkan, dan diperjuangkan untuk mencapainya,” katanya.
Dessy juga mengingatkan para siswa bahwa tidak ada kesuksesan yang diraih secara instan. Setiap keberhasilan membutuhkan proses panjang, pengorbanan, serta konsistensi dalam belajar dan berusaha.
“Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, hormati orang tua dan guru, serta jangan mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Orang-orang sukses adalah mereka yang mampu bangkit dan terus berjuang meski menghadapi berbagai tantangan,” pesannya.
Selain memberikan motivasi kepada para siswa, Dessy menyampaikan apresiasi kepada Kepala SD Negeri 23 Pangkalpinang, Muhamad Iskandar, beserta seluruh tenaga pendidik yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mendidik para siswa selama enam tahun terakhir.
Menurutnya, keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan dasar tidak terlepas dari peran besar para guru yang dengan penuh kesabaran dan keikhlasan membimbing proses belajar mengajar setiap hari.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru yang telah mengabdikan diri untuk mencerdaskan generasi muda. Jasa para guru akan selalu menjadi fondasi penting bagi masa depan anak-anak kita,” tuturnya.
Dessy juga mengucapkan selamat kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah dasar. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah garis akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Jangan cepat puas dengan apa yang telah dicapai hari ini. Teruslah melangkah, terus belajar, dan siapkan diri untuk meraih prestasi yang lebih besar di masa mendatang,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Dessy menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam meningkatkan kualitas pendidikan sebagai investasi strategis untuk mencetak generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia harus menjadi prioritas karena anak-anak yang saat ini duduk di bangku sekolah akan menjadi penentu arah pembangunan Kota Pangkalpinang di masa depan.
“Pemerintah Kota Pangkalpinang akan terus mendukung pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan. Anak-anak inilah yang kelak akan menjadi generasi penerus dan pemimpin masa depan yang membawa kemajuan bagi daerah dan bangsa,” tegasnya. (*)






















