Belitung, deteksipos.com – Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Bangka Belitung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan puluhan ton pasir timah yang diduga ilegal. Timah tersebut diangkut menggunakan delapan truk melalui jalur air Pelabuhan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, pada Kamis (30/01/2025).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, delapan truk tersebut membawa muatan pasir timah yang rencananya akan dikirim keluar dari Pulau Belitung menggunakan kapal. Namun, sebelum sempat diberangkatkan, aparat kepolisian berhasil mendeteksi pergerakan mereka dan segera mengambil tindakan.
Truk-truk yang mengangkut pasir timah tersebut diamankan di sekitar area Pelabuhan Gantung. Penyelundupan ini terendus saat kendaraan tersebut bersiap untuk melakukan proses oper sekip sebelum naik ke kapal. Petugas yang telah mengintai langsung melakukan penyergapan dan mengamankan barang bukti.
Kapolres Belitung Timur, AKBP Indra Feri Damalunthe, saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengungkapan kasus ini. “Memang benar ada penangkapan delapan truk bermuatan timah ilegal yang akan diselundupkan keluar Pulau Belitung. Namun, untuk keterangan lebih lanjut akan disampaikan oleh Polda Bangka Belitung, karena kasus ini ditangani oleh Ditreskrimsus,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.
Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Babel, Kombes Pol Jojo Sutarjo, hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan tersebut. Upaya konfirmasi masih dilakukan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pengungkapan kasus ini.
Penyelundupan timah ilegal menjadi salah satu permasalahan serius di Bangka Belitung. Aktivitas ini tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan pajak dan royalti, tetapi juga berpotensi memperburuk kondisi lingkungan akibat pertambangan ilegal yang tidak terkontrol.
Polda Kepulauan Bangka Belitung dalam beberapa waktu terakhir terus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pertambangan ilegal dan penyelundupan timah. Berbagai operasi telah dilakukan untuk menekan praktik ilegal yang merugikan daerah dan negara.
Keberhasilan pengungkapan ini menunjukkan keseriusan aparat dalam memberantas kejahatan tambang ilegal di wilayah Bangka Belitung. Namun, upaya ini juga perlu diikuti dengan tindakan tegas terhadap para pelaku yang terlibat, termasuk aktor intelektual di balik praktik ilegal ini.
Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam memberikan informasi kepada pihak berwenang jika mengetahui adanya aktivitas penyelundupan atau pertambangan ilegal di sekitar mereka. Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan angka penyelundupan timah ilegal.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap para sopir truk serta pihak-pihak yang terlibat dalam upaya penyelundupan ini. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar dalam kasus ini. (Arkas)








