Pj Gubernur Safrizal ZA Teken Perjanjian Distribusi BBM dengan BPH Migas

Tanjungpandan, Deteksi Pos – Penjabat Gubernur (Pj) Kepulauan Bangka Belitung, Safrizal ZA, menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengenai Pengendalian Pembinaan dan Pengawasan terhadap Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan Pada Konsumen Pengguna di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penandatanganan berlangsung di Ballroom Hotel BW Suite Tanjung Pandan pada Jumat (3/5/2024).

Penandatanganan PKS ini mencerminkan sinergitas dan dukungan BPH Migas terhadap Pemda Provinsi Bangka Belitung dalam mengendalikan dan mengawasi kondisi BBM bersubsidi.

“Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota telah membentuk tim. Dengan adanya perjanjian ini, distribusi BBM di Bangka Belitung diharapkan dapat tepat sasaran, volume, harga, administrasi, serta peruntukannya, sehingga masyarakat merasa puas,” ungkapnya.

Pj Gubernur Safrizal juga menyebut bahwa Kepulauan Bangka Belitung telah beberapa kali meraih penghargaan terkait tata cara distribusi BBM. Ini merupakan hasil kerja keras semua pihak, termasuk apresiasi kepada seluruh jajaran Polda, Kajati, dan APH atas prestasi tersebut.

“Ikatan Bapak Ibu sekalian yang berkontribusi dalam proses distribusi ini sangat berharga. Terima kasih kepada General Manager PT Pertamina Patra Niaga dan Pimpinan BRI, serta pihak lainnya yang turut berperan,” tambahnya.

Meski telah meraih prestasi, Safrizal menegaskan bahwa inovasi terus dilakukan. Ia menyarankan untuk mengadopsi sistem pengendalian BBM berbasis GPS guna meningkatkan efisiensi.

“Kartu mungkin bisa dipinjam, namun sistem berbasis spesial truk yang tak terlihat saat bolak-balik ke SPBU merupakan bagian dari strategi kami. Kami akan menerapkan sistem ini ketika sudah dinilai cukup matang,” paparnya.

Selain itu, Safrizal mengajak aparatur kewilayahan seperti Kapolres, Bupati/Wali Kota untuk bersama-sama menjaga predikat baik dalam distribusi BBM.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Kepala BPH Migas, Erika Retnowati, yang menegaskan pentingnya perjanjian kerjasama ini untuk meningkatkan pengawasan distribusi BBM agar tepat sasaran dan volume. (**)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *