Panen Perdana BLA Desa Terentang III Hasilkan 700kg Udang Vaname: Algafry Mendorong Pengembangan Usaha

Bupati Algafry hadiri panen perdana Udang Vaname BLA Desa Terentang III (Foto : ist) 

Koba, Asatuonline – Udang vaname, dikenal karena rasanya yang lezat, juga merupakan sumber protein, omega 3 dan 6, serta kalsium, potassium, dan fosfor. Meskipun aslinya hidup di laut, udang vaname dapat ditambak di kolam air payau dengan daya tahan tubuh yang kuat pada berbagai tingkat salinitas, termasuk air tawar dan payau, yang membuatnya sangat potensial untuk dibudidayakan.

Kelompok Bepanen Lanjut Agik (BLA) Desa Terentang III, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, berhasil memanen perdana sebanyak 700 kilogram udang vaname. Kerja sama antara kelompok ini dengan Dinas Perikanan, yang didukung oleh Pemkab Bateng, telah membantu kesuksesan budidaya ini.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, turut serta dalam panen perdana ini pada Sabtu (09/03/2024) pagi. Ia memberikan apresiasi atas keberhasilan budidaya udang vaname di Desa Terentang III melalui kerja keras kelompok BLA.

Algafry menyatakan, “Saya sangat bersyukur melihat BLA Desa Terentang III berhasil memanen udang vaname dalam waktu dua bulan lebih. Ini menunjukkan bahwa usaha ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Saya mengajak masyarakat lain untuk memanfaatkan peluang ini sebagai alternatif usaha yang dapat diandalkan.”

Ketua Kelompok BLA Desa Terentang III, H. Isroni, juga merasa sangat puas dengan hasil panen perdana ini. Ia menyatakan bahwa perusahaan ekspor udang sudah menghubunginya, menunjukkan minat yang besar terhadap produk mereka.

“Dengan hasil panen ini, kami sangat senang dan bersyukur. Harga udang vaname kami mencapai sekitar Rp45.000,00 per kilogram. Ini memberi kami keuntungan yang lumayan, dan kami berencana untuk menambah kolam tambahan setelah panen selesai,” ungkapnya.

Isroni juga mengucapkan terima kasih atas bantuan dan pendampingan yang diberikan oleh Pemkab Bangka Tengah melalui Dinas Perikanan selama proses budidaya udang vaname di Desa Terentang III.

“Kami memulai dari nol dan awam dalam ilmu ini, namun dengan bantuan dari Dinas Perikanan, kami berhasil memahami dan menguasai teknik budidaya udang vaname dengan hasil yang memuaskan,” tambahnya. (zaza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *