Sultan dan Faren Siswa SDN 07 Pinang Ranti Kembali Menyabet Gelar Juara 1 dalam Perlombaan Pantonim

Foto : Sultan dan Faren Pemenang Lomba Pantonim Tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Makasar Jakarta Timur pada Rabu (28/2) 

Jakarta, Deteksi Pos – Pantonim merupakan suatu pertunjukan teater tanpa kata-kata atau dialog yang lenampilannya lebih mengandalkan pada gerak tubuh, ekspresi wajah, dan biasanya diiringi dengan musik pendukung.

Sementara itu, gerak tubuh bertugas menciptakan sesuatu yang tidak ada menjadi ada. Bahkan, Pemain pantomim biasanya memiliki ciri khas tersendiri dalam mementaskannya, yakni riasan putih dengan celak hitam pada mata.

Selain itu, penampilan mereka umumnya mengenakan baju hitam putih bergaris horizontal ditambah dengan sarung tangan putih dan juga topi berwarna hitam. Namun, seiring berkembangnya zaman kostum dari pemain pantomim itu sendiri juga semakin bervariasi.

Dua siswa pemain pantonim, yaitu Sultan dan Faren Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 07 Pinang Ranti, kembali menyabet gelar juara 1 (satu) dalam perlombaan Pantomin se-Kecamatan Makassar Jakarta Timur yang digelar oleh Sekolah Dasar Negeri (SDN) 09 Angkasa Jl. Halim Perdana Kusuma Jakarta Timur pada Rabu (28/2).

Alhamdulillah, berkat keberanian siswa kami bisa ikut serta lomba pantonim sekaligus dalam melestarikan seni budaya Pantomim, dan menjadi sebagai pemenang Juara1 (satu) dalam lomba pantonim tingkat binaan Kecamatan Makasar Jakarta Timur DKI.

Oleh karena itu, kami sebagai guru di sekolah yang mengajarkan kesenian kami sangat puas dari hasil bakat seni para siswa-siswi di sekolah kami, ungkap Adit guru SDN 07 Pinang Ranti Kecamatan Makasar Jakarta Timur saat dikonfirmasi Deteksi Pos pada Rabu (28/2) pagi.

Menurut Adit, Kegiatan ini merupakan langkah siswa-siswi SD untuk mencintai jiwa seni sejak dini. Adapun Siswa SD yang mengikuti lomba bakat seni, yaitu Sultan dan Faren dalam lomba pantonim, ujarnya.

Adit menjelaskan pantonim ini merupakan gerakan teatrikal tubuh, dan ekspresi wajah sebagai dialog dari peserta pantonim tunggal maupun pantonim Berpasangan tanpa suara dan di iringi alunan musik instrumental di hadapan para penonton dan dewan juri.

Siswa kami sempat grogi, kata Adit, namun, masih bisa mengikuti dalam gerakan tubuh yang lentur dengan berlatih dalam setiap minggunya di waktu jam istirahat sekolah, jelas Adit.

Penulis : Why/Achmad

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *