Memiliki Peralatan Tenun Memadai, Safriati Ingin Desa Limbongan Menjadi Sentra Kerajinan Kain

Pj TP PKK Provinsi Kep.Babel kunjungan kerja ke Desa Limbongan Kabupaten Beliting Timur, Senin (26/2/2024). Foto : ist

Belitung, Deteksi Pos – Saat mengunjungi Kelompok Usaha Bersama (KUB) Kerajinan Tenun Gunong Lumut pada Kamis (22/02/2024), Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Safriati Safrizal berharap KUB ini menjadi sentra tenun di Desa Limbongan, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur tersebut.

KUB yang berada dibawah binaan Disperindag Kabupaten Belitung Timur itu telah memiliki 3 mesin alat tenun bukan mesin (ATBM) dan 2 Mesin dobby. Safriati menyayangkan jika peralatan tersebut tidak dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian desa.

“Alatnya banyak. Harus dimanfaatkan,” kata Safriati ketika mengetahui bahwa ketersediaan alat tenun disini cukup banyak yang didapat dari hibah pemerintah, Senin (26/2/2024).

Sewaktu berbincang dengan salah satu penenun yang berusia remaja, Safriati menyemangati untuk terus aktif menenun sehingga mendapat nilai ekonomi.

“Kamu masih muda, kamu juga bisa berkreasi motif sesuai dengan keinginan kamu sendiri. Saya senang melihat anak-anak muda seperti ini,” ungkapnya memuji.

Menurut Safriati, kesempatan berkarya, disarankannya bisa dimulai dari anak-anak yang mungkin putus sekolah, yang bertujuan agar selain bisa berkreasi namun juga bisa mendapat penghasilan tambahan.

“Luangkan waktu untuk membuat tenunan ketimbang hanya untuk main handphone,” tegas Safriati menyarankan.

Melihat hasil salah satu produksi, Safriati tidak hanya memuji, tetapi juga membeli produk untuk koleksi pribadi.

“Saya menyarankan, gunakan bahan dengan kualitas bagus, misalnya benang emas dan sebagainya, karena capeknya sama, waktu yang dihabiskan juga sama, tetapi nilai jualnya lebih tinggi,” jelasnya.

KUB Belitung itu sendiri mampu menghasilkan produk seperti kain, selendang, kain penutup keminangan, hingga taplak meja dan lainnya. Dimana sistem produksi berjalan sesuai pesanan. Namun, hingga kini mereka memiliki kendala yakni keterbatasan SDM hingga pemasaran.

Safriati mengungkapkan, akan menindaklanjuti kendala-kendala yang dihadapi KUB ini. Ia akan menyampaikan kepada Disperindag Provinsi Babel untuk menyurati Disperindag Kabupaten Belitung Timur agar dilakukan pembinaan, produksi, hingga pemasarannya.

Selain melihat apa kendala yang dialami, dirinya juga berkeinginan mendorong kerajinan ini berjalan baik, karena alatnya sudah tersedia sehingga harus lebih produktif. Karena menurutnya, KUB ini bisa menjadi sentral tenun, sehingga sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan.

“InsyaAllah saya datang lagi sebagai Pj Ketua Dekranasda Provinsi Babel bersama dengan Disperindag Provinsi Babel,” ungkap Pj TP PKK sebagai rencana tindaklanjut.

“Ibu tugasnya mengajak anak-anak muda di desa ini untuk membantu mempromosikan produk-produk seperti ini,” pesannya. [Zaza]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *