23 Tahun Provinsi Bangka Belitung: Capaian dan Tantangan Dirayakan

Caption : Pj Gubernur Babel Safrizal ZA (Foto : deteksipos.com)

Pangkalpinang, Deteksipos– Masyarakat Kepulauan Bangka Belitung dengan sukacita merayakan Hari Jadi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang ke-23. Setelah upacara dan pertunjukan kesenian di Halaman Kantor Gubernur, ungkapan syukur dilanjutkan dengan Sidang Paripurna Istimewa di Kantor DPRD Kep. Babel pada Selasa (21/11/2023).

Penjabat Gubernur Kep. Babel, Safrizal ZA, menyatakan bahwa peringatan ini adalah ungkapan syukur atas berkat rahmat Allah SWT dan penghormatan kepada para pejuang yang membawa lahir Pemerintah Prov. Kep. Babel.

Pj Gubernur Safrizal memaparkan capaian pembangunan selama 23 tahun, merinci pencapaian pembangunan RPJP Prov. Kep. Babel 2020-2025 dan RPD 2023-2026. Ia menyatakan bahwa meskipun menghadapi dinamika kompleks, capaian kinerja pembangunan daerah dapat dianggap berhasil, dengan fokus pada penguatan ekonomi, peningkatan SDM, dan partisipasi publik.

Terkait kondisi ekonomi, Safrizal mencatat pertumbuhan fluktuatif tetapi positif, dengan ekspor timah, CPO, dan lada meningkat. Neraca perdagangan Kep. Babel surplus pada tahun 2022, dengan ekspor timah dominan ke Tiongkok, Singapura, India, Korea Selatan, dan Jepang.

Pendapatan per kapita Kep. Babel meningkat menjadi Rp. 63,75 juta, mendekati kategori upper middle income country. Safrizal berharap hal ini akan meningkatkan kepercayaan investor.

Sidang istimewa juga mencatat keberhasilan di sektor pariwisata, pengentasan kemiskinan, penguatan SDM, peningkatan IPM, dan pencapaian kesehatan. Meskipun demikian, masih ada tantangan seperti inflasi, kemiskinan ekstrem, dan prevalensi stunting yang perlu perhatian bersama.

Safrizal memohon dukungan untuk mewujudkan visi pembangunan, menjaga kolaborasi, dan menciptakan suasana kondusif menghadapi Pemilu serentak 2024. Sidang istimewa berlangsung khidmat, dengan Pj Gubernur menerima potongan tumpeng pertama sebagai simbol sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Masyarakat, membangun Bumi Serumpun Sebalai. (mamang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *