Gule Kabung dan Aik Bakung Membawa Pemerintah ke Pusat Masyarakat Bangka Selatan

PJ Gubernur Suganda Pasaribu didampingi Ibu Maya Suganda dan Bupati Bangka Selatan Reza Herdavit, Selasa (5/9) di Tukak Sadai, Toboali Bangka Selatan (Foto  deteksipos)

Bangka Selatan, Deteksi Pos – Program Gule Kabung dan Aik Bakung, yang dicanangkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Suganda Pandapotan Pasaribu, telah menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat. Ini bukan hanya sekadar program, tetapi upaya nyata untuk memberikan pelayanan dan dukungan langsung kepada warga.

Pj Gubernur Suganda mengungkapkan bahwa melalui program ini, “Pemerintah dapat melakukan berbagai hal, seperti memantau harga di pasar dan memberikan pelayanan publik yang lebih kolaboratif. Ini merupakan langkah positif yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendukung kehidupan masyarakat,” Selasa (5/9).

Program Gule Kabung, yang menggunakan gula merah dari batang kabung, telah meraih penghargaan tingkat nasional dari media INews TV, meskipun program ini masih relatif baru. Selain itu, program ini juga telah menangani berbagai permasalahan, termasuk membantu warga yang sakit, rumah tidak layak huni, dan bahkan memberikan bantuan kepada warga yang mengidap gangguan jiwa yang terkurung selama 25 tahun.

Pj Gubernur Suganda menekankan bahwa konsep dasar dari Gule Kabung adalah yang terbaik, memungkinkan pemerintah untuk mendeteksi beragam permasalahan masyarakat. Ini menjadi dasar bagi pemerintah untuk terus hadir dalam berbagai program serupa.

Selanjutnya, Pj Gubernur Suganda juga membahas alokasi anggaran perubahan tahun 2023, yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan ekstrem di Kepulauan Babel. Salah satu langkah konkret adalah memberikan bantuan langsung kepada warga yang membutuhkannya.

Pj Gubernur Suganda juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga stabilitas di Kepulauan Babel, terutama menjelang tahun politik 2024, dan tidak terprovokasi oleh potensi konflik. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di wilayah tersebut.

Sementara itu Bupati Basel Riza Herdavid juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap kolaborasi antara Program Gule Kabung dan Program Aik Bakung. Mereka berdua adalah contoh nyata bagaimana pemerintah dapat memberikan bantuan yang tepat sasaran kepada masyarakat.

Kegiatan Gule Kabung dan Aik Bakung di Desa Bukit Terap juga menunjukkan rasa kebersamaan dengan acara Nganggung di Masjid An-Nur dan ramah tamah bersama masyarakat yang diberi nama ‘Bekelakar Santai (Bekisah)’. Kehangatan acara semakin terasa dengan hiburan dari Klaki Band yang membawakan lagu dalam bahasa daerah Bangka.

Selama acara, ada juga penyerahan berbagai bantuan, termasuk rehabilitasi rumah tidak layak huni senilai Rp 20 juta, kursi roda, dan Life Jacket untuk kapal penyeberangan sekitar Desa Pongok. Selain itu, Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kepulauan Babel juga memberikan paket sembako kepada 10 Penerima Manfaat, serta Pemkab Basel memberikan bantuan kepada anak yatim piatu dan pelaku UMKM. Semua ini adalah bukti konkret dari komitmen pemerintah untuk mendukung masyarakat secara nyata. (mn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *