Babel  

2.619 Tenaga Honorer di Bangka Ikuti Seleksi CPPPK Tahap II 2024

Bangka, deteksipos– Sebanyak 2.619 tenaga honorer di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tercatat mengikuti seleksi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) Tahap II Tahun 2024. Data ini disampaikan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDM) Kabupaten Bangka.

Sekretaris BKPSDM Kabupaten Bangka, Novita, mengatakan bahwa ribuan peserta tersebut merupakan tenaga honorer yang telah terdaftar dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat. Mereka mendapatkan kesempatan mengikuti seleksi berdasarkan ketentuan terbaru pemerintah pusat.

“2.619 tenaga honorer yang mengikuti seleksi ini semuanya tercatat dalam sistem BKN pusat. Ini penting karena hanya yang terdata resmi yang bisa ikut seleksi tahap kedua ini,” ujar Novita di Sungailiat, Selasa (6/5/2025).

Seleksi CPPPK Tahap II kali ini dilaksanakan dengan skema khusus, yakni pengecualian tanpa formasi. Artinya, peserta mengikuti seleksi tanpa harus menyesuaikan dengan ketersediaan formasi yang biasa diterapkan dalam seleksi CPNS atau PPPK sebelumnya.

“Skema pengecualian ini ditujukan khusus untuk pengangkatan pegawai PPPK paruh waktu. Jadi berbeda dari seleksi yang selama ini kita kenal,” jelas Novita.

Proses seleksi dijadwalkan berlangsung sejak 30 April hingga 11 Mei 2025. Lokasi seleksi dipusatkan di Kantor UPT BKN Pangkalpinang, dengan sistem sesi yang dibagi menjadi tiga bagian dalam sehari: pagi, siang, dan sore.

“Pembagian sesi ini dilakukan untuk mencegah penumpukan peserta. Mengingat jumlahnya mencapai ribuan, panitia mengambil langkah antisipasi sejak awal,” katanya.

Novita menambahkan, skema seleksi tanpa formasi ini diatur dalam Surat Keputusan (SK) Menteri PANRB Nomor 16 Tahun 2025. Aturan tersebut secara khusus mengatur tentang mekanisme penerimaan PPPK dengan status paruh waktu.

“Kebijakan ini memberi peluang bagi tenaga honorer untuk tetap mendapat pengakuan kerja dan status formal, meski tidak diangkat secara penuh sebagai ASN,” katanya lagi.

Menurutnya, seleksi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menyelesaikan persoalan tenaga non-ASN yang selama ini menunggu kepastian status kerja mereka.

“Kami di daerah hanya menjalankan arahan pusat. Tapi yang terpenting, para honorer yang sudah lama mengabdi kini punya peluang resmi untuk diangkat,” ujarnya.

BKPSDM Kabupaten Bangka juga mengimbau para peserta seleksi untuk menyiapkan diri dengan baik, mematuhi jadwal sesi, dan mengikuti seluruh prosedur dengan tertib.

“Kami berharap semuanya berjalan lancar dan transparan, agar hasilnya nanti benar-benar mencerminkan kualitas dan dedikasi para peserta,” tutup Novita. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *