Daerah  

Ketum FPWI Desak Polisi Berantas Premanisme di Kota Bekasi

Caption : Rukmana Padli S.Pd (Foto : Ist)

Bekasi, Deteksi Pos– Ketua Umum Forum Penulis dan Wartawan Indonesia (FPWI), Rukmana Padli S.Pd, mendesak aparat kepolisian untuk segera memberantas aksi premanisme yang masih marak di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota, khususnya di kawasan Jalan Baru Pondok Ungu, Kecamatan Medan Satria.

Desakan itu disampaikan setelah dirinya bersama seorang rekan wartawan nyaris menjadi korban aksi brutal sejumlah preman yang diduga kerap melakukan pungutan liar (pungli) di perempatan Jalan Baru Pondok Ungu, tepatnya di samping PT Logos.

Menurut Rukmana, insiden bermula saat dirinya bersama Nuriman, wartawan Media Warta Nasional, sedang menunggu rekan di kawasan tersebut pada Senin (22/6/2026). Saat itu, tiga orang pria yang diduga preman meminta “uang rokok” karena mengira mereka merupakan koordinator proyek galian.

“Kami sudah menjelaskan bahwa tidak ada kaitan dengan proyek tersebut dan hanya sedang menunggu teman. Setelah itu mereka pergi,” ujar Rukmana.

Namun, keesokan harinya, Selasa (23/6/2026), saat keduanya kembali ke lokasi untuk menyerahkan berkas permohonan iklan kepada seorang rekan wartawan, situasi berubah mencekam.

Seorang pria berbaju hitam dan berpeci hitam tiba-tiba melempar bangku kayu ke arah mereka. Tidak berhenti sampai di situ, pria tersebut berteriak-teriak sambil mengancam akan membunuh, lalu mengambil batu sebesar kepalan tangan dan melemparkannya ke arah kedua wartawan.

“Batu itu nyaris mengenai kepala saya. Beruntung meleset, namun menghantam kaca spidometer sepeda motor saya hingga pecah,” kata Rukmana.

Keributan tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar. Seorang pria yang dikenal dengan nama panggilan Bapong kemudian berupaya menenangkan pelaku yang diduga berada dalam pengaruh minuman keras atau zat terlarang.

Rukmana menegaskan, aksi premanisme yang disertai pungli dan ancaman kekerasan tidak boleh dibiarkan karena berpotensi menimbulkan korban jiwa.

“Keamanan adalah hak setiap warga negara dan menjadi tanggung jawab Polri sebagaimana tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Premanisme di Kota Bekasi harus diberantas sebelum memakan korban,” tegasnya.

Ia meminta Polres Metro Bekasi Kota segera membersihkan kawasan Jalan Baru Pondok Ungu dari aksi para preman agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

“Jangan sampai warga dan jurnalis yang menjalankan tugas justru menjadi korban. Negara harus hadir memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat,” tegas Ketua Umum FPWI itu.[mn]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *