Hanya Minyak Goreng Curah di Subsidi Pemerintah, Kemasan Mengikuti Mekanisme Pasar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto

Jakarta, Deteksipos – Pemerintah RI saat ini hanya menetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng curah sebesar Rp 14.000/liter. Minyak goreng curah tersebut nyatanya akan disubsidi oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Minggu (20/3).

Hal tersebut dikatakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (RI), Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa HET minyak goreng kemasan sudah dicabut per 16 Maret 2022. Minyak goreng kemasan tidak akan disubsidi lagi. Jadi, harga untuk minyak goreng kemasan premium akan mengikuti harga pasar.

“Minyak goreng kemasan premium tidak akan kita subsidi lagi. Semua akan mengikuti mekanisme di pasar. Jadi kita biarkan saja jadi harga pasar,” katanya dalam acara dialog tentang Minyak Goreng di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (18/3).

Pemerintah artinya memberikan dua pilihan kepada masyarakat. Airlangga mengatakan, jika ingin yang murah bisa membeli minyak goreng curah di pasar, sedangkan jika mau minyak goreng kemasan premium bisa didapatkan di ritel modern.

“Pemerintah dalam hal ini akan mempersilakan masyarakat untuk memilih. Kalau mau yang premium silahkan ke modern market. Kalau mau yang murah ada di pasar melalui minyak goreng curah,” jelasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, sejak awal pemerintah berencana ingin menghapus minyak goreng curah. Airlangga menjelaskan saat ini minyak goreng curah tidak bisa dihilangkan karena lebih banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Besarannya sekitar 70% untuk kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Minyak goreng curah ini saat ini memenuhi 70% kebutuhan bagi masyarakat. Curah tidak bisa dihilangkan. Kita akan teruskan,” tuturnya.

Pertanyaannya, kapan berlakunya harga minyak goreng curah Rp 14.000/liter di pasar? Airlangga menegaskan, untuk pabrik minyak goreng curah harus terlebih dahulu mendaftarkan distributornya.

“Kita minta Pabrik untuk daftarkan distributornya, Nanti subsidi akan dibayarkan. Datanya bisa dilihat di dinas. Registrasi dulu. Minggu depan sudah bisa keluar minyak curah hasil subsidi,” pungkasnya. (Amin)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *