Pangkalpinang, DeteksiPos — Enam tahun Jaimin (57), warga Desa Cambai, Kabupaten Bangka Tengah, berjuang melawan infeksi pada bagian dalam gendang telinganya. Keterbatasan ekonomi membuat rencana operasi di luar daerah bukan perkara mudah.
Jaimin yang bekerja serabutan harus mengandalkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara biaya pengobatan, perjalanan, dan perawatan di Palembang cukup berat bagi keluarganya.
Berdasarkan rekomendasi medis, Jaimin membutuhkan tindakan operasi. Namun, keterbatasan biaya sempat membuat pengobatan tersebut terkendala.
Harapan itu kemudian datang melalui bantuan PT TIMAH. Dukungan tersebut digunakan untuk membantu biaya pengobatan, operasional, dan akomodasi selama Jaimin menjalani perawatan serta operasi di salah satu rumah sakit di Palembang.
Istri Jaimin, Sri Yuliantini (52), mengatakan keluarga telah berupaya mencari bantuan dengan mendatangi sejumlah pihak dan dinas terkait. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil seperti yang diharapkan.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih sudah dibantu PT TIMAH. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang tidak mampu membiayai operasi dan perawatan suami di Palembang,” ujar Sri.
Bagi keluarga Jaimin, bantuan tersebut bukan sekadar soal biaya. Dukungan itu menjadi jalan bagi Jaimin untuk mendapatkan penanganan medis yang selama ini sulit dijangkau.
Sri kini berharap operasi dan seluruh proses pengobatan suaminya berjalan lancar. Ia ingin Jaimin segera pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa.
“Semoga pengobatan suami saya lancar dan segera sehat kembali. Terima kasih kepada PT TIMAH yang sudah membantu orang-orang kecil seperti kami. Semoga PT TIMAH terus hadir membantu warga yang membutuhkan,” katanya. (deteksipos)
























