Tim ERG PT TIMAH Layani 151 Warga Terdampak Gempa di Ende, Akses Kesehatan Jadi Tantangan

Deteksi Pos , Ende – Tim Emergency Response Group (ERG) PT TIMAH Tbk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada 151 warga Desa Boafeo, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (2/9/2026).

Layanan kesehatan tersebut diberikan sebagai bagian dari respons kemanusiaan PT TIMAH untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi, sekaligus memperluas akses pemeriksaan kesehatan bagi warga di wilayah pascabencana.

Dalam kegiatan itu, Tim ERG PT TIMAH berkolaborasi dengan PUSKRIS di bawah Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan NTT.

Sebanyak 151 warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Mereka terdiri dari 42 anak-anak, 76 orang dewasa, dan 33 lansia.

Pelayanan kesehatan langsung ke desa dinilai penting mengingat kondisi geografis serta akses menuju fasilitas kesehatan di tingkat kecamatan masih menjadi kendala bagi masyarakat.

Kepala Desa Boafeo, Quintus Laja, mengapresiasi kehadiran Tim ERG PT TIMAH yang turun langsung memberikan pelayanan kesehatan sekaligus menyerahkan bantuan fasilitas kesehatan kepada masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada PT TIMAH yang telah hadir secara langsung untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus menyerahkan bantuan fasilitas kesehatan (faskes),” ujar Quintus.

Ia mengatakan, bantuan tersebut sangat berarti bagi warga Desa Boafeo. Pasalnya, akses jalan menuju Puskesmas Kecamatan Maukaro masih mengalami kendala sehingga sulit dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian serta perhatian PT TIMAH Tbk kepada masyarakat Desa Boafeo,” katanya.

Tak hanya memberikan pelayanan kesehatan, Tim ERG PT TIMAH juga melakukan aksi kemanusiaan lainnya pada hari yang sama.

Tim ERG melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan di Masjid Baiturrahman, Mbay, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan PT TIMAH dalam membantu masyarakat dan lingkungan terdampak bencana di NTT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *