Coral Garden Jadi Solusi Pemulihan Laut, PT TIMAH Tbk Konsisten Dukung Ekosistem Pesisir

Pangkalpinang, Deteksi Pos— PT TIMAH Tbk terus berkomitmen menjaga dan memulihkan ekosistem laut dan pesisir melalui program coral garden atau kebun terumbu karang buatan yang ditenggelamkan di wilayah operasional perusahaan.

Sepanjang 2025, PT TIMAH Tbk telah menenggelamkan sebanyak 45 unit coral garden di Pulau Putri dan Perairan Tuing, Kabupaten Bangka. Program ini menjadi bagian dari program CSR perusahaan serta upaya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Coral garden merupakan struktur buatan yang ditempatkan di dasar laut untuk mendukung pertumbuhan terumbu karang dan menjadi habitat baru bagi berbagai jenis biota laut.

Program ini dirancang untuk menjaga keseimbangan ekosistem laut sekaligus memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional PT TIMAH Tbk.

Struktur coral garden berfungsi sebagai media tumbuh terumbu karang secara alami, meningkatkan keanekaragaman hayati, serta menjadi tempat berlindung dan berkembang biak ikan dan biota laut lainnya.

Dengan meningkatnya jumlah terumbu karang buatan, ekosistem laut menjadi lebih stabil dan produktif, membantu rehabilitasi laut yang mengalami kerusakan serta mendukung kelestarian lingkungan jangka panjang.

Department Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan menyampaikan bahwa penenggelaman coral garden merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan terhadap kelestarian ekosistem laut dan pesisir.

“Program coral garden ini dirancang untuk mendukung pemulihan ekosistem bawah laut sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem secara berkelanjutan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa program ini juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan, melalui peningkatan kualitas sumber daya laut.

Dengan keberadaan coral garden, nelayan dapat melaut lebih dekat karena ikan dan biota laut banyak berkumpul di sekitar struktur tersebut. Hal ini membantu nelayan menghemat biaya bahan bakar serta mengurangi risiko saat melaut.

PT TIMAH Tbk juga melibatkan masyarakat lokal dalam seluruh tahapan program, mulai dari pembuatan hingga pemantauan, sehingga membuka peluang kerja dan mendorong pemberdayaan ekonomi warga pesisir.

Selain itu, coral garden turut menjadi daya tarik wisata baru untuk kegiatan snorkeling dan diving, karena taman karang buatan yang berkembang menjadi habitat alami dapat dinikmati wisatawan.

Nelayan Penyusuk, Ramadan, mengaku merasakan manfaat langsung dari keberadaan coral garden yang ditenggelamkan PT TIMAH Tbk karena hasil tangkapan meningkat dan jarak melaut menjadi lebih dekat.

Hal senada disampaikan pelaku wisata Rama yang menyebut coral garden membantu wisatawan menemukan spot snorkeling yang menarik di Pulau Putri.

Program coral garden PT TIMAH Tbk ini sejalan dengan penerapan prinsip ESG yang menempatkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola sebagai bagian dari strategi bisnis berkelanjutan perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *