Dari Kantong Ajaib ke Podium Juara: Perjalanan Fahrul di PT Timah

Pangkalpinang, Deteksi Pos– Sorak sorai terdengar di GOR Stannia ketika pertandingan tenis meja antar karyawan PT Timah berlangsung. Di tengah hiruk pikuk itu, Fahrul tampil mencuri perhatian. Dengan hanya mengandalkan tangan kiri, ia mengembalikan bola dengan ketepatan dan kecepatan yang memukau.

Fahrul bukan atlet biasa. Kecelakaan pada 2007 membuat tangan kanannya lumpuh. Sempat terpuruk, ia bangkit setelah berlatih tenis meja di NPC Jakarta. “Yang cacat hanya fisik saya, bukan pikiran saya,” ujarnya tegas.

Prestasinya mengilap: emas di Paralympic 2018, juara di PON Disabilitas, serta berbagai turnamen internal dan eksternal PT Timah. Puncaknya, ia bersama tim meraih juara pertama dalam HUT ke-49 PT Timah.

Keahliannya tak berhenti di lapangan. Pada 2019, ia bergabung dengan PT Timah sebagai gardener di Guest House Mentok. Ia piawai merangkai bunga, menata taman, hingga membudidayakan bougenville beraneka warna. “PT Timah memberi kesempatan kepada orang seperti saya yang punya kekurangan tapi juga punya kelebihan,” katanya.

Lingkungan kerja yang inklusif membuatnya betah. Ia pun rutin melatih anak-anak di PTM Kemunting. “Sudah ada yang ikut seleksi pelatnas. Saya ingin anak-anak lebih banyak berolahraga,” tuturnya.

Bagi Fahrul, tak ada kata menyerah. “Asal mau berusaha dan kerja keras, pasti ada jalan,”pesannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *