Babel  

Tragedi di Pantai Pait, Evaluasi dan Peringatan Keselamatan Nelayan

IPTU Yudi Lasmono Kasat Polair Polres Bangka Barat (Foto : dok.Deteksi Pos)

Muntok, Deteksi Pos – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Bangka Barat melakukan evaluasi terkait meninggalnya seorang nelayan di Pantai Pait.

Lelaki berusia 65 tahun, seorang Buddha dan buruh harian lepas, ditemukan tak bernyawa di Pantai Pait Jaya, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat pada Kamis, 18 Januari 2024, sekitar pukul 15.00 WIB, saat ia berangkat menjaring ikan (mukat).

Pada sekitar pukul 17.30 WIB, seorang nelayan bernama Cik Lapi melihat korban terbaring di pinggir pantai tanpa tanda kehidupan. Cik Lapi segera memberitahu kejadian ini kepada masyarakat sekitar untuk meminta bantuan, dan kemudian korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Keluarga korban menjelaskan bahwa sehari-hari, korban aktif menjaring ikan di Pantai Pait Jaya. Mereka menambahkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit sesak nafas dan komplikasi penyakit gula.

Sementara itu Kapolres Bangka Barat, AKBP Ade Zamrah SIK, melalui Kasat Polairud Polres Bangka Barat, IPTU Yudi Lasmono, mengingatkan para nelayan untuk menunda aktivitas jika kondisi kesehatan mereka tidak baik atau cuaca tidak memungkinkan, terutama mengingat curah hujan tinggi dan cuaca ekstrim belakangan ini.

”Kepada para nelayan jikalau kondisi badan sedang tidak sehat dan cuaca tidak memungkinkan untuk melakukan aktivitas ada baiknya untuk di tunda sampai cuaca normal, karena akhir akhir ini curah hujan tinggi dan cuaca ekstrim,” jelas Kasat Polair

Penulis : Ansory

Editor. : Mamang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *