Wisata  

Bupati Bangka Buka Pertemuan Koordinasi Sektoral, Pengendalian Alkes Bebas Merkuri 

Bangka, Deteksi Pos – Bupati Bangka membuka Pertemuan Koordinasi dengan sektor terkait dan Puskesmas dalam hal Pengendalian dampak Pajanan Merkuri dari kegiatan Pesk yang ada di Kabupaten Bangka tahun 2022.

Hadir pada kesempatan tersebut, Bupati Bangka Mulkan, SH, MH, Wakil Bupati Bangka, Syahbudin, S.IP, M.tr.IP, Kadinkes, dr. Then Suyanti, Kepala Dinkominfotik, Boy Yandra, para peserta pertemuan koordinasi sektor terkait yang berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN), selasa (9/8).

Saat menyampaikan laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Bangka, dr. Then Suyanti menjelaskan, pada hari ini semuanya dapat berkumpul di ruangan ini dalam rangka mengikuti kegiatan pertemuan koordinasi dengan sektor terkait dan Puskesmas Pengendalian penggunaan Alkes bermerkuri di Kabupaten Bangka tahun 2022.

“Kami sampaikan laporan ini yang mana berkenaan dalam kegiatan penyelenggaraan ini. Sebagai dasar adalah DPA sub kegiatan pengelolaan pelayanan kesehatan lingkungan atau cost sharing APBD kabupaten bangka dan DAK non fisik box kesmas tahun 2022. SK kepala Dinkes nomor 188.45/846/KES/2022 tentang penentuan narasumber pertemuan penyehatan lingkungan tahun 2022,” terang Then Suyanti.

Dijelaskannya, tujuan dalam pelaksanaan ini adalah untuk mewujudkan fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Bangka yang bebas dari alat kesehatan bermerkuri dalam upaya untuk melindungi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Dalam kesempatan ini adapun sebagai peserta adalah para ASN yang berasal dari, rumah sakit, puskesmas, dinkes bangka, sekretariat daerah, Dinkominfotik. Sedangkan narasumber dari, Bupati dan wakil Bupati Bangka, direktorat penyehatan lingkungan dirjen P2P Kemenkes RI serta Dinkes Provinsi Bangka Belitung dan Dinkes Kabupaten Bangka,” jelasnya.

Sementara itu, saat membuka kegiatan pertemuan koordinasi sektor terkait, Bupati Bangka Mulkan, SH, MH dalam arahannya mengatakan, pada hari ini Dinkes Kabupaten Bangka menggelar kegiatan pertemuan koordinasi sektor terkait dalam mewujudkan fasilitas pelayanan kesehatan yang bebas dari alat kesehatan bermerkuri yang ada di Kabupaten Bangka.

“Tentunya kami atas nama pemerintah kabupaten bangka dan juga sebagai kepala daerah mengucapkan ribuan terima kasih kepada para pegawai kita dak masyarakat kita yang ada di Kabupaten Bangka,” ungkap Mulkan.

Ia menambahkan, alat kesehatan yang diberikan kepada masyarakat merupakan tanggung jawab bagi para pemberi fasilitas pelayanan kesehatan. Sehingga pada hari ini dengan adanya koordinasi dengan sektor terkait, Pengendalian dalam hal penggunaan Alkes yang bebas bermerkuri kepada masyarakat harus berhati-hati. Apalagi bahan merkuri ini sangat berbahaya bagi kesehatan, apabila di pergunakan oleh alat kesehatan yang ada saat ini.

“Bahan kandungan yang terdapat didalam merkuri ini sangat keras dan berbahaya bila digunakan oleh manusia. Apalagi unsur kimia yang terdapat dalam merkuri sangat berdampak pada kesehatan kita sebagai pengguna alat kesehatan. Maka dari itu pada hari ini kita melakukan koordinasi agar jangan sampai ada lagi alat kesehatan kita yang mengandung merkuri, dan harus bebas dari penggunaan merkuri untuk kesehatan kita,” pungkasnya. (Amin)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *