Pesanan dari PT TIMAH Jadi Penopang UMKM di Tengah Lesunya Daya Beli Masyarakat

Pangkalpinang, Deteksi Pos — Di tengah melemahnya daya beli masyarakat dan meningkatnya harga bahan baku, dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi sangat penting untuk menjaga keberlangsungan usaha mereka.

Salah satu bentuk dukungan nyata dilakukan PT TIMAH Tbk dengan melibatkan produk-produk UMKM binaan dalam berbagai kegiatan perusahaan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus membuka akses pasar bagi pelaku usaha lokal.

Baru-baru ini, sejumlah UMKM binaan kembali menerima pesanan produk untuk mendukung kegiatan perusahaan. Bagi para pelaku usaha, pesanan tersebut menjadi suntikan semangat di tengah kondisi usaha yang sedang menghadapi tekanan.

Salah satunya dirasakan Sundari, pemilik usaha Pempek Udang Aak Sun yang telah menjadi mitra binaan PT TIMAH sejak 2016. Dalam kegiatan tersebut, usahanya mendapat pesanan sebanyak 150 paket pempek udang.

Menurut Sundari, dukungan PT TIMAH telah dirasakan selama bertahun-tahun. Selain rutin menerima pesanan produk, ia juga mendapatkan bantuan sarana produksi yang membantu pengembangan usahanya.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur atas orderan ini. Benar-benar sangat membantu usaha kami, apalagi saat ini omzet sedang turun hampir 50 persen,” ujarnya.

Sundari mengatakan, sejak menjadi mitra binaan, produk yang dipasarkannya semakin dikenal masyarakat. PT TIMAH juga memberikan bantuan freezer box yang mendukung kapasitas penyimpanan dan produksi.

“Produk kami jadi lebih dikenal. Tahun lalu kami juga mendapat bantuan freezer box sehingga lebih mudah menyimpan stok dalam jumlah lebih banyak,” katanya.

Tak hanya itu, PT TIMAH juga aktif membantu promosi produk UMKM melalui berbagai pameran dan media sosial perusahaan.

“Sering sekali dibantu promosi, baik melalui pameran di dalam maupun luar daerah, juga melalui media sosial resmi PT TIMAH,” tambahnya.

Dukungan serupa dirasakan Pipiet Pantiaw Pitriningsih, pemilik usaha makanan olahan yang menjadi mitra binaan PT TIMAH sejak 2017. Dalam kesempatan yang sama, usahanya menerima pesanan 150 bungkus produk kemasan setengah kilogram.

“Alhamdulillah, orderan dari PT TIMAH sudah berkali-kali kami terima. Kali ini sangat membantu karena penjualan memang sedang turun,” ungkapnya.

Menurut Pipiet, kondisi ekonomi saat ini cukup menantang. Kenaikan harga bahan baku membuat biaya produksi meningkat dan berdampak pada harga jual produk.

“Harga bahan baku naik sehingga harga jual ikut naik. Akibatnya daya beli masyarakat juga semakin berkurang,” jelasnya.

Ia menilai program pembinaan UMKM PT TIMAH memberikan dampak positif terhadap perkembangan usahanya, terutama dalam meningkatkan penjualan dan memperluas jaringan pemasaran.

Pipiet mengaku pernah difasilitasi mengikuti berbagai bazar dan pameran, baik di tingkat lokal maupun luar daerah.

“Beberapa tahun lalu saya diikutsertakan dalam bazar di Bandung. Selain itu juga sering mengikuti bazar di Sungailiat, Pangkalpinang hingga kegiatan HUT PT TIMAH. Kegiatan seperti ini sangat membantu promosi produk kami,” katanya.

Melalui program pembinaan UMKM, PT TIMAH tidak hanya memberikan dukungan permodalan dan sarana usaha, tetapi juga membuka akses pasar dengan melibatkan produk UMKM dalam berbagai aktivitas perusahaan.

Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, meningkatkan daya saing UMKM lokal, serta menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan.

Sundari dan Pipiet berharap PT TIMAH terus melanjutkan program pemberdayaan UMKM yang telah memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha.

“Semoga PT TIMAH semakin jaya, sukses, dan terus berkontribusi bagi masyarakat serta pelaku UMKM,” harap Sundari.

Senada, Pipiet berharap dukungan promosi dan pemasaran bagi UMKM terus diperkuat agar pelaku usaha mampu bertahan dan berkembang di tengah tantangan ekonomi.

“Semoga PT TIMAH semakin maju dan terus membantu mempromosikan produk-produk UMKM agar kami bisa bertahan dan berkembang,” tutupnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *