Volunteer ERG PT TIMAH Digembleng, Siap Jadi Garda Terdepan Penanganan Bencana

PangkalPinang, Deteksi Pos — PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi darurat dan misi kemanusiaan. Salah satunya dengan membekali para Volunteer Emergency Response Group (ERG) agar memiliki kemampuan, ketangguhan, dan kesiapan saat diterjunkan ke lapangan.

Pembekalan volunteer ERG digelar di Graha Timah Pangkalpinang, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya regenerasi sekaligus memperkuat keberlanjutan personel tanggap darurat perusahaan.

Dalam kegiatan tersebut, ERG PT TIMAH berkolaborasi dengan Kantor SAR Pangkalpinang untuk memberikan materi dasar penanganan kebencanaan, tes fisik, hingga mitigasi risiko bencana. Program pembekalan ini direncanakan berlangsung secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Sebelumnya, PT TIMAH membuka rekrutmen volunteer ERG guna menambah kekuatan personel. Langkah ini mendapat sambutan positif dari karyawan PT TIMAH maupun anak perusahaan yang antusias bergabung sebagai relawan.

Ketua ERG PT TIMAH, Ali Samsuri, mengatakan penambahan volunteer bukan sekadar menambah jumlah anggota, tetapi menghadirkan personel yang memiliki kompetensi, semangat pengabdian, dan kesiapan mental menghadapi kondisi darurat.

“Kita tentu tidak berharap terjadi bencana. Namun jika itu terjadi, kita harus siap. Penanganan bencana sering membutuhkan waktu panjang dan personel yang memadai, sehingga regenerasi dan penambahan anggota menjadi sangat penting,” ujar Ali.

Menurutnya, tugas relawan ERG memiliki tantangan besar karena kerap berhadapan dengan kondisi berisiko tinggi, mulai dari bencana alam, tanah longsor, hingga proses evakuasi yang membutuhkan ketahanan fisik dan mental.

“Volunteer ERG adalah patriot kemanusiaan yang membawa nama PT TIMAH. Jangan sampai ketika berada di lokasi bencana justru kita yang harus dibantu. Karena itu kesiapan fisik, kemampuan teknis, disiplin, dan mental harus dipersiapkan dengan baik,” tegasnya.

Pembekalan juga menghadirkan narasumber dari Kantor SAR Pangkalpinang sebagai bentuk sinergi dalam meningkatkan kapasitas relawan kebencanaan.

Kepala Sub Seksi Sumber Daya Kantor SAR Pangkalpinang, Budi Setiawan, mengapresiasi komitmen PT TIMAH yang terus membina relawan tanggap darurat dan memperkuat kolaborasi dalam penanganan bencana.

“Penanganan keadaan darurat tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi berbagai pihak. Kami mengapresiasi PT TIMAH yang konsisten membina relawan ERG karena keberadaan relawan sangat membantu agar penanganan bencana lebih efektif dan efisien,” katanya.

Budi menjelaskan, pembekalan ini menjadi fondasi awal bagi peserta untuk memahami prinsip-prinsip dasar penanganan kedaruratan, mulai dari mitigasi, pertolongan pertama, hingga keselamatan dalam operasi penyelamatan.

“Yang paling utama adalah aspek keselamatan. Jangan sampai saat melakukan pertolongan justru menjadi korban. Karena itu relawan harus memiliki bekal dasar yang kuat dan terus meningkatkan kompetensinya melalui pelatihan berkelanjutan,” ujarnya.

Salah satu peserta volunteer dari PT DAK, Wendra, mengaku antusias bisa menjadi bagian dari ERG PT TIMAH. Latar belakangnya di bidang kesehatan mendorong dirinya untuk memperdalam kemampuan penanganan kegawatdaruratan dan misi kemanusiaan.

“Bagi saya ini pengalaman yang sangat berharga. Kita memang tidak berharap terjadi bencana, tetapi ketika situasi itu datang, kita harus siap dan memiliki kemampuan untuk membantu. Menjadi bagian dari tim ini merupakan kebanggaan tersendiri,” katanya.

Melalui pembekalan ini, PT TIMAH berharap dapat membentuk tim tanggap darurat yang semakin kuat, profesional, dan responsif dalam mendukung misi kemanusiaan serta penanganan berbagai kondisi darurat di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *