Kinerja Cemerlang, PT Timah Lanjutkan Langkah Strategis dengan Susunan Pengurus Baru

Jakarta, Deteksi Pos — PT TIMAH Tbk (IDX: TINS), anggota Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID, kembali mempertegas arah transformasi bisnisnya dengan melakukan perubahan jajaran Direksi dan Komisaris melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, Jumat (2/5).

Keputusan strategis ini ditujukan untuk memperkuat kepemimpinan perusahaan, mempercepat transformasi bisnis, serta memperkuat tata kelola dan kinerja korporasi di tengah dinamika industri tambang global.

“Pergantian pengurus ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi untuk menjawab tantangan bisnis yang terus berkembang. Kami percaya formasi baru ini akan memperkuat langkah-langkah strategis ke depan,” ujar Corporate Secretary PT Timah, Rendi Kurniawan.

Sepanjang 2024, PT Timah mencatatkan kinerja gemilang dengan membukukan laba bersih sebesar Rp1,19 triliun, berbalik dari kondisi rugi bersih Rp449,67 miliar pada tahun sebelumnya. Tren positif ini berlanjut pada kuartal pertama 2025, di mana perusahaan mencetak laba Rp116,86 miliar, melampaui target sebesar 120 persen.

“Melalui jajaran pengurus baru, Perseroan akan terus fokus pada efisiensi, inovasi, dan tata kelola yang baik sebagai fondasi utama keberlanjutan bisnis,” lanjut Rendi.

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Timah Tbk yang Baru:

Dewan Komisaris:

Komisaris Utama/Independen: Agus Rohman

Komisaris Independen: Yuslih Ihza Mahendra

Komisaris Independen: M Hita Tunggal

Komisaris: Rizani Usman

Komisaris: Eniya Listiani Dewi

Dewan Direksi:

Direktur Utama: Restu Widiyantoro

Direktur Operasi dan Produksi: Nur Adi Kuncoro

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Fina Eliani

Direktur Pengembangan Usaha: Suhendra Yusuf Ratuprawiranegara

Direktur Sumber Daya Manusia: Andi Seto Gadhista Asapa

Dengan kepemimpinan baru, PT Timah menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan nasional dan mendorong penciptaan nilai tambah yang berkelanjutan, baik untuk negara maupun para pemangku kepentingan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *