Pangkalpinang, Deteksi Pos— Idul Adha tahun ini menjadi lebih bermakna bagi masyarakat di Bangka Belitung, Riau, Kepulauan Riau, dan Jakarta. PT Timah menyalurkan 256 ekor hewan kurban yang disebar ke berbagai pelosok desa, pulau-pulau, hingga ke organisasi dan instansi pemerintahan.
Tahun ini, jumlah hewan kurban dari PT Timah mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sosial perusahaan dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang rutin dilakukan setiap tahun.
Menurut Anggi Siahaan, selaku Departement Head Corporate Communication PT Timah, penyaluran hewan kurban ini bukan hanya tradisi, tapi bentuk rasa syukur perusahaan dan upaya untuk terus menjalin kedekatan dengan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran kami, dan ini bentuk rasa terima kasih atas dukungan mereka terhadap keberlangsungan usaha kami,” ujar Anggi.
Respon masyarakat sangat positif. Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menyebut bantuan ini sebagai bentuk kepedulian nyata dari PT Timah.
“PT Timah sudah lama membantu masyarakat kami, semoga selalu diberi kelimpahan rezeki,” katanya.
Wajah bahagia juga tampak dari Perdana Noriowati, Kepala Desa Sungai Gayung Kiri di Kabupaten Kepulauan Meranti. Desanya kembali menerima hewan kurban dari PT Timah tahun ini.
“Alhamdulillah, tiap tahun desa kami kebagian. Ini benar-benar membantu warga kami di hari raya,” ucapnya haru.
Perdana juga mengungkapkan, PT Timah tak hanya hadir saat Idul Adha, tetapi juga di bulan Ramadan. Setiap menjelang Idul Fitri, nelayan dan warga kurang mampu di desanya selalu menerima bantuan sembako.

Sementara itu, Lurah Tanjung Ketapang, Sunarno, menilai kontribusi PT Timah sangat terasa dalam berbagai aspek kehidupan warganya.
“PT Timah itu luar biasa, tak hanya bantu saat hari besar, tapi juga di bidang kesehatan dan sosial,” tuturnya.
Dengan semangat gotong royong dan nilai kebersamaan, PT Timah berharap program kurban ini bisa menjadi sarana berbagi berkah yang terus berlanjut dan membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat.






















