Babel  

Proyek Air Minum Terbengkalai Sejak Dibuat Tahun 2016, Peralatan Semua Hilang Dicuri

Penampakan proyek Sistem Penyediaan Air Minum Terbengkalai di Desa Air Seru, Belitung (Foto : ist)

Belitung, Deteksi Pos – Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang diinisiasi pada tahun 2016 dengan pagu dana Rp5,8 miliar untuk menyediakan akses air bersih bagi warga Desa Air Seru, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, kini hancur total.

Alih-alih membawa manfaat, proyek yang digadang-gadang sebagai solusi atas masalah air bersih ini justru menjadi sumber kekecewaan bagi penduduk setempat. Seluruh peralatan yang seharusnya digunakan untuk pembangunan instalasi air dilaporkan hilang dicuri, meninggalkan proyek dalam keadaan terbengkalai.

Ridwan, warga Desa Air Seru, mengungkapkan keprihatinannya atas situasi ini. “Proyek ini didanai dari dana pemerintah pusat dengan harapan besar untuk meningkatkan kualitas hidup warga. Namun, kenyataannya justru berbalik. Hilangnya peralatan karena tidak dipergunakan sejak proyek ini dibuat. Proyek ini tidak bisa dimanfaatkan, dan warga sangat kecewa,” katanya, Sabtu (15/6).

Tidak hanya warga yang kecewa, tetapi juga mantan pekerja proyek yang kini merasa putus asa. “Kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengerjakan proyek itu dengan benar, namun karena tidak terpakai dan tidak dijaga dengan baik, peralatannya hilang dicuri. Kami menduga ada pihak-pihak tertentu yang sengaja mengincar peralatan proyek ini,” ujar salah satu mantan pekerja proyek yang enggan disebutkan namanya.

Menurut laporan, peralatan yang hilang mencakup pompa air, pipa, dan alat-alat lainnya yang sangat vital untuk kelanjutan proyek. Kondisi ini semakin diperparah dengan minimnya pengawasan dan keamanan di lokasi proyek, yang letaknya agak terpencil.

Pemerintah daerah saat ini masih diam. Kepala Desa setempat, hingga berita ini ditayangkan, belum bisa dikonfirmasi.

Di sisi lain, beberapa warga mengungkapkan kekecewaannya melalui media sosial, berharap agar pemerintah segera mengambil tindakan nyata. “Kami sudah menunggu terlalu lama untuk mendapatkan air bersih. Jangan sampai harapan kami hanya menjadi janji kosong,” tulis salah satu warga dalam sebuah postingan.

Proyek air minum ini sebenarnya memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Air Seru. Namun, tanpa dukungan dan pengawasan yang memadai, inisiatif baik ini justru bisa menjadi bumerang. Keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan pihak keamanan.

Ke depan, warga berharap agar proyek ini tidak hanya dilanjutkan, tetapi juga diawasi dengan lebih ketat. Keamanan di lokasi proyek perlu ditingkatkan agar peralatan yang ada tidak lagi menjadi sasaran pencurian. Dengan demikian, mimpi mendapatkan akses air bersih bisa segera terwujud dan membawa perubahan positif bagi Desa Air Seru.

Sementara itu, Sobari, PPK proyek SPAM tahun 2016, masih dalam tahap konfirmasi. Asatu Online sudah mengirimkan pesan konfirmasi kepada Sobari. (**)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *