Tokoh masyarakat Desa Gantung, Erwin (Foto : ist)
DeteksiPos, Belitung Timur — Tokoh masyarakat Desa Gantung, Erwin, mengajak seluruh masyarakat, khususnya para penambang, untuk bersama-sama menjaga nama baik daerah dengan menciptakan suasana yang aman dan kondusif.
Imbauan tersebut disampaikan Erwin menyikapi peristiwa yang terjadi pada 7 Agustus 2026 lalu. Ia mengaku prihatin atas kejadian tersebut dan mengajak masyarakat agar tetap mengedepankan cara-cara yang damai dalam menyampaikan aspirasi.
Menurut Erwin, menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi merupakan hak masyarakat yang dilindungi oleh undang-undang. Namun, ia mengingatkan agar setiap aksi tetap dilakukan dengan mengikuti prosedur serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Demo tidak dilarang, malah dilindungi undang-undang. Tetapi dalam menyampaikan demo, mari kita ikuti prosedur yang sudah ditetapkan berdasarkan peraturan dan perundang-undangan,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kondusivitas daerah dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi maupun ajakan yang dapat memicu konflik.
Erwin menilai dialog harus menjadi pilihan utama ketika masyarakat ingin menyampaikan aspirasi atau menyelesaikan persoalan. Menurutnya, cara-cara anarkis justru berpotensi menimbulkan kerugian bagi masyarakat sendiri.
“Mari kita bersama menjaga kondusivitas daerah kita. Jangan sampai kita mudah terprovokasi. Mari kita selalu berdialog. Utamakan dialog daripada kita melakukan kegiatan-kegiatan yang anarkis,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa dampak dari tindakan yang merusak ketertiban pada akhirnya akan kembali dirasakan oleh masyarakat setempat.
“Yang rugi itu bukan orang lain, tetapi diri kita sendiri. Jadi baik buruknya kampung kita, marilah kita yang menjaga. Kita tingkatkan kekompakan,” katanya.
Erwin juga mengajak masyarakat untuk mempertahankan budaya kebersamaan dan komunikasi yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Gantung.
Menurutnya, kebiasaan masyarakat untuk berkumpul, berdialog, bercanda, dan saling berkomunikasi dapat menjadi ruang positif untuk menjaga hubungan antarwarga.
Ia berharap masyarakat dapat terus menjaga persatuan dan menciptakan lingkungan yang aman serta nyaman bagi seluruh warga.
“Sekali lagi, kami mengajak, saya selaku tokoh masyarakat, mari jaga kondusivitas kampung kita. Tetap aman, sejahtera, aman dan nyaman. Kalau kampung kita aman, kita pun turut nyaman,” pungkasnya. (*)
























