PT TIMAH Bantu Lengkapi Fasilitas Musala Al Ikhlas di Mentok

Bangka Barat, Deteksi Pos — PT TIMAH (Persero) Tbk kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan masyarakat dengan membantu pembangunan sarana dan prasarana Musala Al Ikhlas di Dusun IV Daya Baru, Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

Musala yang dibangun sejak 2019 melalui swadaya warga itu hingga kini belum sepenuhnya rampung. Keterbatasan biaya membuat sejumlah fasilitas penunjang ibadah masih harus dilengkapi.

Ketua Pengadaan Sarana dan Prasarana Musala Al Ikhlas, Suryan, mengatakan sejumlah fasilitas yang masih dibutuhkan antara lain toilet, lantai, sound system, garasi, kipas angin dan sajadah.

“Musala ini pertama kali dibangun dari swadaya warga setempat. Masih jauh dari sempurna dan banyak yang harus dilengkapi untuk memberikan kenyamanan kepada jamaah dalam beribadah,” kata Suryan.

Menurut dia, bantuan PT TIMAH akan diprioritaskan untuk pengadaan material pembangunan toilet. Fasilitas tersebut dinilai paling mendesak karena selama ini jamaah harus pulang ke rumah ketika membutuhkan toilet.

“Toilet merupakan kebutuhan prioritas. Bantuan PT TIMAH akan kami manfaatkan untuk membeli material pembangunan toilet. Selama ini jamaah harus pulang karena tidak ada fasilitas tersebut,” ujarnya.

Suryan berharap pembangunan toilet dapat meningkatkan kenyamanan jamaah, terutama saat Ramadan ketika aktivitas ibadah di musala biasanya meningkat.

“Kami berharap dengan adanya toilet, jamaah bisa lebih nyaman beribadah di musala, apalagi saat bulan Ramadan. Ini memang menjadi salah satu kebutuhan prioritas kami,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi perhatian PT TIMAH terhadap kebutuhan masyarakat. Suryan berharap bantuan tersebut dapat menjadi pemicu bagi pihak lain untuk turut membantu melengkapi fasilitas Musala Al Ikhlas.

“Terima kasih kepada PT TIMAH. Mudah-mudahan bantuan ini menjadi motivasi bagi para dermawan lainnya untuk ikut membantu melengkapi kebutuhan musala kami,” katanya.

Sementara itu, jamaah Musala Al Ikhlas, Samsul, mengatakan pembangunan musala sejak awal memang mengandalkan gotong royong dan kemampuan masyarakat setempat.

“Karena pembangunan musala ini dilakukan secara swadaya masyarakat, tentu masih banyak kekurangan. Kami berharap uluran tangan dari pemerintah maupun perusahaan dapat membantu menyelesaikan pembangunan Musala Al Ikhlas,” ujar Samsul.

Warga berharap dukungan tersebut membuat Musala Al Ikhlas semakin layak dan nyaman, sekaligus menjadi ruang ibadah dan tempat mempererat kebersamaan masyarakat di Dusun IV Daya Baru.[*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *