Pangkalpinang, Deteksi Pos— Komitmen PT TIMAH (Persero) Tbk dalam meningkatkan kualitas pendidikan terus diwujudkan secara nyata. Melalui Pelatihan Gerakan Nasional Peningkatan Kompetensi Literasi dan Numerasi (Gernas Tastaka), perusahaan kembali membekali guru sekolah dasar di Kabupaten Belitung Timur dengan metode pembelajaran yang inovatif dan aplikatif.
Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat literasi dan numerasi sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia unggul menuju visi Indonesia Emas 2045. Peningkatan kompetensi guru dinilai menjadi kunci dalam mencetak generasi yang adaptif, kritis, dan berdaya saing.
Sejak dimulai pada 2025 dan berlanjut pada 2026, PT Timah telah dua kali menggelar Gernas Tastaka yang diikuti puluhan guru SD di Belitung Timur. Program ini tidak hanya sebatas pelatihan, tetapi juga dilengkapi dengan pendampingan implementasi di sekolah.
Salah satu peserta, Mutiara Agustina, guru di SDN 4 Gantong, mengaku bangga dapat mengikuti program tersebut sejak fase pertama hingga fase kedua.
“Banyak hal baru yang kami dapatkan dan sebelumnya belum pernah diterapkan di sekolah. Cara penyampaian mentor tidak membosankan, materinya sesuai kebutuhan pembelajaran, dan langsung bisa kami praktikkan,” ujarnya.
Menurut Mutiara, metode yang dipelajari dalam pelatihan ini sangat membantu menyederhanakan materi yang selama ini dianggap sulit oleh siswa, seperti konsep pecahan dalam matematika.
“Belajar pecahan biasanya terlihat rumit, tapi lewat pendekatan ini bisa dilakukan dengan cara yang lebih mudah dan menyenangkan. Saya sudah mengimplementasikannya di kelas dan hasilnya lebih efektif,” katanya.
Tak berhenti di ruang kelasnya sendiri, Mutiara juga membagikan pengetahuan yang diperolehnya kepada rekan-rekan guru lainnya. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan secara personal, tetapi juga menyebar lebih luas di lingkungan sekolah.
“Saya juga membagikan metode ini ke rekan guru lainnya, jadi ilmu yang didapat tidak berhenti di saya saja,” tambahnya.
Sebelumnya, para guru telah mengikuti Pelatihan Gernas Tastaka Fase 1 pada akhir 2024 yang dilanjutkan dengan pendampingan implementasi selama satu semester. Pada fase pertama, peserta mempelajari tiga modul utama, yakni prinsip dasar belajar matematika, bilangan, dan geometri.
Memasuki Fase 2, materi difokuskan pada pengukuran, statistika, probabilitas, serta asesmen dalam pembelajaran matematika. Seluruh materi dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru agar mampu mengajar secara lebih efektif, kontekstual, dan menyenangkan bagi siswa.
Melalui dukungan terhadap Program Gernas Tastaka, PT Timah menegaskan perannya dalam membangun ekosistem pendidikan yang kuat di wilayah operasional perusahaan. Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas guru, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kualitas pembelajaran dan pemahaman siswa di kelas. (*)






















