Belitung Timur, Deteksi Pos— Senyum bahagia tampak dari wajah Nursen Nein (66), warga Desa Lalang, Kabupaten Belitung Timur. Rumah tua peninggalan keluarganya yang dibangun sejak 1948 akhirnya akan direnovasi berkat bantuan program rumah layak huni dari PT Timah Tbk.
Selama bertahun-tahun, Nursen hidup dalam kekhawatiran. Atap rumahnya bocor, dinding kayu lapuk dimakan usia, dan kondisi ekonomi yang sulit membuat impiannya memperbaiki rumah hanya tinggal harapan.
“Keadaan ekonomi saya tidak terlalu baik semenjak Covid, sehingga tidak ada pemasukan untuk memperbaiki rumah. Sekarang saya lega karena rumah akan diperbaiki, jadi tidak perlu khawatir lagi saat hujan atau angin kencang,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Bantuan rumah layak huni ini merupakan bagian dari komitmen PT Timah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lingkar tambang. Hingga Agustus 2025, perusahaan telah membangun dan merenovasi tujuh rumah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau.
Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, menegaskan rumah adalah fondasi kehidupan yang lebih baik. “Dengan rumah layak huni, masyarakat dapat hidup lebih sehat, produktif, dan sejahtera. Program ini juga mendukung target pemerintah menyediakan 3 juta rumah bagi rakyat,” jelasnya.
Program ini tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang layak, tetapi juga menjadi bukti sinergi PT Timah dengan pemerintah dalam mendorong peningkatan kesejahteraan dan pembangunan nasional.




















