Jangan Biarkan Sapi Asli Madura Punah! Hanafi SF: Jika Lalai, Bangsa Kehilangan Warisan Tak Ternilai

Jakarta, Deteksi Pos – Ancaman terhadap kelestarian sapi asli Madura dinilai tidak boleh lagi dipandang sebelah mata. Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Madura, H. Hanafi SF, S.Sos., menyerukan kepada pemerintah, peternak, dan seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama menjaga kemurnian sapi asli Madura sebagai aset genetik sekaligus warisan budaya bangsa.

Selain dikenal sebagai pengusaha, Hanafi juga merupakan peternak sapi asli Madura yang selama ini konsisten menjaga kualitas dan kemurnian ternaknya. Baginya, upaya pelestarian sapi Madura bukan sekadar aktivitas peternakan, melainkan perjuangan mempertahankan identitas budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Kepada awak media, Minggu (28/6/2026), Hanafi menegaskan bahwa kontes sapi Madura memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan plasma nutfah sekaligus meningkatkan kualitas bibit unggul.

“Kontes sapi Madura bukan sekadar perlombaan mencari juara. Ini adalah benteng terakhir untuk menjaga kemurnian sapi asli Madura agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman. Jika kita lengah, kita bisa kehilangan salah satu kekayaan hayati dan budaya yang tidak tergantikan,” tegas Hanafi.

Menurutnya, sapi Madura memiliki keunggulan yang tidak dimiliki jenis sapi lainnya. Selain terkenal tangguh, mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan, sapi Madura juga memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari budaya masyarakat melalui tradisi sapi sonok maupun karapan sapi.

Ia menilai pelestarian sapi Madura harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pembinaan peternak, peningkatan kualitas pembibitan, hingga penyelenggaraan kontes yang sehat dan profesional. Dengan demikian, para peternak memiliki ruang untuk saling bertukar pengalaman mengenai teknik pemeliharaan, manajemen pakan, serta pengembangan bibit unggul.

Hanafi juga mengingatkan bahwa derasnya arus modernisasi tidak boleh menggerus kecintaan generasi muda terhadap kekayaan lokal.

“Jangan sampai sapi asli Madura kehilangan kemurniannya. Generasi muda harus bangga, mencintai, dan ikut melestarikan ternak asli daerahnya. Ini bukan hanya soal peternakan, tetapi soal menjaga identitas, sejarah, dan kebanggaan masyarakat Madura,” ujarnya.

Sebagai Sekretaris Jenderal DPP Ikatan Keluarga Madura, Hanafi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program pelestarian sapi asli Madura melalui kolaborasi dengan pemerintah, organisasi peternak, dan seluruh masyarakat.

Menurutnya, menjaga sapi Madura berarti menjaga salah satu simbol kebanggaan Indonesia yang telah terbukti memiliki nilai budaya, ekonomi, dan historis. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak agar tidak hanya menjadikan pelestarian sebagai slogan, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata demi memastikan sapi asli Madura tetap lestari dan menjadi kebanggaan bangsa hingga generasi mendatang. (*)

Penulis: Wahyu Widodo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *