Kisah Yuliana dan Tina: Bukti Nyata Kiprah PT Timah Dukung UMKM Naik Kelas

Pangkalpinang, Deteksi Pos— Bagi Yuliana, pemilik Stik Ikan Pak Umar, menjadi mitra binaan PT Timah adalah titik balik usahanya. Lewat pelatihan, promosi, hingga bantuan modal, usahanya kini dikenal luas dan omzet meningkat signifikan. “Kami sering dilibatkan dalam pelatihan dan pameran, produk kami jadi lebih dikenal,” katanya.

Cerita serupa datang dari Tina, penjual kue khas Bangka, Kue Semprong. Sejak menjadi mitra binaan, produknya dipasarkan di TINS Gallery dan berbagai pameran nasional. “Dukungan modal dan pembinaan dari PT Timah sangat membantu kami berkembang,” ujarnya.

Dua cerita ini hanyalah secuil dari 10.265 pelaku UMKM yang telah dibina PT Timah sejak tahun 2000 hingga pertengahan 2025. Kini, sebanyak 4.007 mitra masih aktif mengembangkan usahanya bersama perusahaan tambang ini.

Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) milik PT Timah bukan hanya soal dana. Pelatihan seperti pengelolaan keuangan digital, ecoprint, digital marketing, dan studi banding menjadi kunci utama mendorong para UMKM naik kelas.

Komitmen ini ditegaskan oleh Departement Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan. “Kami membangun ekosistem UMKM yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing hingga ke tingkat global,” ujarnya.

Dalam empat tahun terakhir, PT Timah telah menggelontorkan dana lebih dari Rp43 miliar untuk mendukung UMKM:

2021: Rp22,438 miliar

2022: Rp1,180 miliar

2023: Rp10 miliar

2024: Rp10 miliar

Ke depan, PT Timah berkomitmen memperluas kolaborasi demi menciptakan dampak berkelanjutan bagi UMKM Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *