Bangka, DeteksiPos – Sebagai upaya mendukung ketahanan energi dan mengurangi emisi gas rumah kaca, PT Timah Tbk bersama Forkopimda Bangka Belitung serta Pemerintah Kabupaten Bangka menanam 1.500 bibit pohon angsana di kawasan perbengkelan Balai Karya PT Timah Tbk, Jumat (28/2/2025).
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eddy Iskandar, mengapresiasi inisiatif yang dilakukan PT Timah sebagai bagian dari holding pertambangan MIND ID. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjaga lingkungan serta mengurangi dampak emisi gas rumah kaca.
“Sebagai perusahaan milik negara yang besar di Bangka Belitung, PT Timah memiliki kewajiban menjaga lingkungan. Apalagi, aktivitas perusahaan berkaitan erat dengan kondisi alam, sehingga harus bersinergi dengan semua pihak,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa terus ditingkatkan dan dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan mendukung kegiatan yang bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, Ismir Rahmaddinianto, menilai kegiatan ini sebagai langkah awal dalam mendukung ketahanan energi.
“Penanaman ini adalah bentuk kolaborasi antara PT Timah, pemerintah daerah, komunitas energi terbarukan Indonesia, serta PLN. Ke depan, diharapkan semua pemangku kepentingan terus bersinergi untuk menjadikan Kabupaten Bangka sebagai daerah yang mendukung ketahanan energi,” ungkapnya.
Ia juga berharap PT Timah Tbk dapat terus mendukung program penghijauan untuk mewujudkan swasembada energi.
“Saya berharap PT Timah tidak hanya berhenti di kegiatan ini, tetapi juga menyusun roadmap jangka panjang untuk memperluas cakupan penanaman, baik di lahan aset maupun lahan reklamasi PT Timah. Dengan begitu, kita dapat mempercepat pemulihan lahan kritis di Kabupaten Bangka,” ujarnya.
Sementara itu, Departement Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan, menyatakan bahwa perusahaan telah menjalankan berbagai inisiatif untuk mendukung ketahanan energi, termasuk penggunaan energi ramah lingkungan dalam operasional serta pengurangan emisi karbon guna keberlanjutan bisnis.
“Inisiatif PT Timah diharapkan tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga memperkuat daya saing perusahaan dalam menghadapi tantangan industri global yang semakin berorientasi pada ekonomi hijau,” ujarnya. (*)






















